Take a fresh look at your lifestyle.

Peduli Social Distancing Saat Korona, Kaula Muda di Kabupaten Tegal Bagikan Nasi Bungkus

154

SLAWI – Pemberlakuan social distancing atau pembatasan jarak akibat wabah Virus Korona (Covid-19) membuat sebagian masyarakat terkena dampaknya. Terlebih bagi mereka yang bekerja di jalan, seperti supir angkot, tukang becak, driver ojek hingga buruh dan pekerja harian yang menjadikan pendapatannya menurun drastis. 

Keprihatinan itu pun membuat sejumlah kaula muda di Kabupaten Tegal tergerak hatinya dengan membentuk aksi solidaritas membagikan nasi bungkus di setiap hari. Pada Kamis (2/4) siang di pangkalan Ojek RSUD dr Soeselo Slawi, seorang relawan bernama Gigih menjelaskan bahwa kegiatan ini berawal dari keisengan percakapan di grup Whatsapp. Tak ingin hanya sekedar wacana dirinya bersama teman-teman lainnya langsung merancang poster donasi dan membuat akun Instagram dengan nama “Yuk Sedekah Tegal”.

“Kami membuat poster dan mempublikasikannya pada 1 April 2020 jam 12.00 dan alhamdulillah sekali bantuan terus datang. Tercatat per tanggal 1 April 2020 jam 18.00 donasi yang masuk sudah Rp 2.292.000. Dan saya berharap bantuan ini akan terus bertambah,” tuturnya.

Ditanya bagaimana cara sistem berdonasi, Gigih mengatakan para donatur dapat menyumbangkan uang maupun berupa nasi bungkus. Untuk uang dapat transfer melalui rekening Bank Jateng 2035235771 atas nama Oka Imanidar ataupun rekening BRI 0661-01-018545-50-3 atas nama Gigih firman. Setelah mengirimkan transfer, para donatur dapat mengkonfirmasi ke nomor 089677261235. Sedangkan untuk donasi nasi dapat dikumpulkan di Kataro Petshop Slawi Pos.”Sebenarnya kita tidak hanya menerima uang dan nasi. Kita membuka kesempatan selebar-lebarnya bagi mereka yang ingin sedekah. Bisa sembako seperti beras, mie, telor, minyak sayur bahkan masker, kita siap menampung,” ujar Gigih.

Menurut Gigih, wabah Corona di tanah air sangat menimbulkan banyak kerugian. Terutama bagi masyarakat kecil menengah ke bawah. Sebagai manusia yang bermanfaat sudah sepatutnya kita membantu saudara di sekitar kita yang kurang beruntung atau terkena dampak Covid-19.
Adapun sistem pembagian nasi bungkus ini dilakukan secara langsung namun tetap memperhatikan protokol kesehatan. Rencananya di hari pertama aksinya pada Kamis (2/4) siang ini akan dibagikan di wilayah Kecamatan Slawi.

“Kita yang mendatangi mereka yang sudah menjadi sasaran, sehingga tidak mendatangkan kerumunan. Begitu di jalan menemui tukang becak, supir angkot atau sasaran yang lain, kita yang memberikan dan tetap menjaga jarak,” jelasnya.

Menurut rencana pembagian nasi bungkus atau donasi lainnya akan dilakukan setiap hari pada jam makan siang. “Setiap hari kita menyiapkan 100 bungkus nasi. Jika dirasa nasi bungkus tidak cukup Insya Allaýh kami akan membagikan sembako juga,” imbuhnya. (Wiwit-red03)

BERITA LAINNYA