Take a fresh look at your lifestyle.

Pedagang Pasar Kupu Mulai Divaksin

46

SLAWI – Pedagang di Pasar Kupu, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal turut menjadi sasaran vaksinasi Covid-19 tahap II. Secara perdana , para pedagang mengikuti vaksin di Puskesmas Kupu , Senin (1/3).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal Hendadi Setiaji melalui Kasi Surveilans dan Imunisasi Eko BP Prabowo menyampaikan, vaksinasi di Pasar Kupu menyasar sebanyak 140 pedagang. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari, Senin (1/3) dan Selasa (2/3) dengan 70 sasaran setiap harinya.

“Penyuntikan vaksin dosis pertama dilaksanakan di Puskesmas Kupu, untuk mengantisipasi apabila terjadi kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI),”jelas Eko, Senin (1/3).

Lebih lanjut dikatakan Eko, Pasar Kupu dipilih pertama kali sebagai percontohan vaksinasi Covid-19 di kalangan pedagang, karena kasus positif (positif rate) di pasar tersebut tinggi, dibandingkan dengan pasar lain.

“Hasil skrining kami di pasar, salah satu positif rate tinggi yakni di Pasar Kupu,”tuturnya.

Setelah Pasar Kupu, vaksinasi Covid-19 juga akan diberikan kepada pedagang pasar lainnya di Kabupaten Tegal. Kegiatan dilaksanakan menyesuaikan dengan stok vaksin yang ada.

Menurutnya, untuk tahap II ini, Kabupaten Tegal telah mendapatkan 1.200 vial vaksin Sinovac, atau 12.000 dosis untuk diberikan kepada 6.000 orang.

Hingga Sabtu (27/2) lalu, vaksinasi Covid-19 telah mencakup 5.636 orang. Jumlah ini bertambah dengan diadakannya kegiatan vaksinasi terhadap kiai dan tokoh NU serta pedagang Pasar Kupu pada Senin (1/3).

Selanjutnya, pada Selasa (2/3), Dinkes akan memberikan vaksinasi kepada petugas di obyek wisata Guci dan Purwahamba Indah.

“Besok pagi selain menyelesaikan vaksinasi pedagang Pasar Kupu, juga akan dilakukan vaksinasi untuk petugas obyek wisata, yaitu OW Guci di Puskesmas Bojong dan petugas Purwahamba Indah di RSU Suradadi,”tuturnya.

Sementara itu, petugas surveilans Puskesmas Kupu, Ningrum Pangestu menyebutkan, dari 70 pedagang yang menjadi sasaran vaksinasi pada Senin (1/3) kemarin, hanya 41 orang yang datang ke Puskesmas.

“Dari 41 orang yang datang, ada satu orang yang tidak lolos skrining. Vaksinasi akan dilanjutkan Selasa (2/3),”sebutnya.

BERITA LAINNYA