Take a fresh look at your lifestyle.

Pedagang Dilarang Potong Ayam di Pasar Trayeman

499

SLAWI, smpantura.com– Belasan pedagang Pasar Trayeman, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal geruduk gedung DPRD Kabupaten Tegal, Kamis (23/9). Mereka menolak kebijakan Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Tegal yang melarang pemotongan hewan di dalam Pasar Trayeman.

Para pedagang yang tergabung dalam Komunitas Pedagang Pemotongan Ayam Pasar Trayeman itu, diterima Komisi II DPRD Kabupaten Tegal yang dipimpin Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tegal Ade Krisna Mulyawan didampingi anggotanya, Agung Yudhi Kurniawan dan sejumlah anggota lainnya. Dalam kesempatan itu, para pedagang keberatan dengan dikeluarkanya surat teguran III bagi pemotongan ayam yang dideadline menghentikan aktivitas pemotongan ayam di Pasar Trayeman pada 23 September 2021.

“Pedagang minta agar ada kebijakan untuk tetap bisa potong ayam di Pasar Trayeman,” kata Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Tegal, Agung Yudhi Kurniawan usai audiensi.

Dikatakan, sesuai surat dari Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Tegal bahwa pedagang potong ayam sudah diperingatkan dua kali. Surat ketiga dilayangkan pada 20 September 2021 yang meminta pedagang pindah sampai batas waktu pada 23 September 2021.

“Pedagang diduga melanggar Perda Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penataan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern,” terang politisi PDI Perjuangan sesuai isi surat teguran tersebut.

Atas keluhan itu, kata dia, Komisi II menampung aspirasi para pedagang. Pihaknya juga meminta agar Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Tegal menunda pemindahan pemotongan hewan hingga ada solusi atas keresahan para pedagang tersebut. Dalam waktu dekat, Komisi II akan memanggil dinas terkait untuk klarifikasi dan mencari jalan keluar atas kebijakan itu.

“Kami minta dinas untuk bisa menunda,” tegas Agung. (T05-Red)

BERITA LAINNYA