Take a fresh look at your lifestyle.

PDIP Kota Tegal Minta Polri Usut Tuntas Kasus Pembakaran Bendera

140

TEGAL – Ribuan kader PDI Perjuangan Kota Tegal mendatangi Mapolres Tegal Kota, Kamis (2/7) sore, untuk meminta jajaran Kepolisian mengusut tuntas kasus pembakaran bendera PDI Perjuangan yang dilakukan massa aksi Tolak RUU HIP di depan Gedung DPR RI.

Sekitar dua ribu massa bergerak dari Kantor DPC Kota Tegal dengan berjalan kaki menuju Mapolres Tegal Kota. Dengan membawa lambang Garuda Pancasila, bendera Indonesia dan bendera PDIP, mereka kemudian melakukan orasi.

Dalam orasinya, Ketua DPC PDIP Kota Tegal, Edy Suripno menentang keras adanya isu Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan akan mengubah Pancasila. Adanya isu tersebut, sengaja dibuat untuk merusak negara dengan membenturkan seluruh elemen masyarakat.

“Kita menuntut kepada Kepolisian Republik Indonesia untuk mengusut tuntas pembakaran bendera. Karena PDIP bukanlah PKI, kami adalah partai yang sah. Partai yang dicintai masyarakat dengan sejarahnya,” lantang Edy Suripno.

Pria yang akrab disapa Uyip tersebut menyatakan, dari waktu ke waktu PDIP mengabdi untuk rakyat, membangun kemandirian bagaimana demokrasi diciptakan. Maka aneh, jika kemudian PDI Perjuangan dilambungkan ingin merubah Pancasila.

Undang-undang Dasarnya saja bernama UUD Haluan Ideologi Pancasila. Maka dari mana asalnya merubah pancasila. Justru, sambung Uyip, UUD dibahas bersama DPR dan tetap mengikuti konstitusi.

“Jika kemudian PDI Perjuangan disamakan dengan PKI, maka hal itu merupakan ulah-ulah orang biadab yang tidak memiliki dan memahami budaya bangsa kita,” katanya.

Sementara, Kapolres Tegal Kota, AKBP Rita Wulandari Wibowo menerima pernyataan sikap dan siap meneruskan kepada pimpinan. Mengingat kasus tersebut masih dalam penanganan Polda Metro Jaya.

“Akan kami sampaikan kepada pimpinan. Kita tunggu bagaimana hasilnya, yang jelas penyidik sedang bekerja keras untuk mengungkap pelakunya,” tegas Kapolres. (Haikal/ red10)

BERITA LAINNYA