Take a fresh look at your lifestyle.

PDI Perjuangan Kota Pekalongan Tanam 1.000 Bibit Mangrove di Pantai Slamaran

468
  • Rangkaian HUT Ke-47 PDI Perjuangan

PEKALONGAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Pekalongan, melakukan penghijauan di kawasan Pantai Slamaran Kecamatan Pekalongan Utara Kota Pekalongan, Minggu (2/2) pagi. Penghijauan dilakukan dengan menanam seribu bibit mangrove di kawasan pesisir utara Kota Batik tersebut. Penanaman dipimpin langsung Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Pekalongan, Agung Satria Hermawan, diikuti para pengurus serta organisasi sayap partai. Melalui penanaman tersebut diharapkan mampu menjadi sabuk pantai sehingga meminimalisisasi terjadinya abrasi. Agung Satria Hermawan menyatakan, gerakan menanam tersebut digelar dalam rangka HUT Ke-47 PDI Perjuangan sekaligus HUT Ibu Megawati Soekarnoputri pada 23 Januari 2020 yang lalu.

Dimana, PDI Perjuangan mencanangkan Gerakan Mencintai Bumi dengan mendorong gerakan hidup bersih, merawat lingkungan agar asri, gerakan menanam pohon secara serentak, gerakan membersihkan sungai dari sampah, gerakan memisahkan sampah dari rumah tangga, dan juga gerakan menjaga sumber mata air dengan melakukan penghijauan di sekitar sumber mata air. “Ini sebagai bentuk kepedulian kader PDI Perjuangan, dalam merawat dan melestarikan lingkungan alam,” tegas Agung, yang juga Anggota DPRD Provinsi Jateng, disela-sela penanaman bibit mangrove. Disamping penanaman mangrove, usai kegiatan tersebut dilanjutkan bakti sosial dengan meninjau Bantaran Sungai Bremi Kelurahan Tirto, tepatnya di RT 03 RW 01, Kecamatan Pekalongan Barat Kota Pekalongan, yang selama ini kerap meluap dan mengakibatkan banjir. Sebelumnya, warga setempat telah berinisiatif membuat tanggul permanen secara swadaya.

Pasalnya, bantuan tanggul darurat berupa karung berisi tanah yang diberikan oleh BPBD beberapa waktu lalu, dinilai efektif namun belum maksimal. Dalam kesempatan itu, DPC PDI Perjuangan membantu lima sak semen, untuk mendukung pembuatan tanggul permanen. “Bantuan yang kita serahkan merupakan bagian dari hadiah jalan sehat HUT Ke-47 PDI Perjuangan yang sebelumnya dilelang. Mungkin bantuannya tidak banyak, karena dibagi di beberapa tempat. Tetapi, minimal dapat mengurangi beban saudara kita yang terdampak banjir,” tutur Agung. Pihaknya berharap, ada sinergitas antara masyarakat, pemerintah dan stakeholder lainnya dalam penanganan persoalan dimaksud. Sementara, Triyono, koordinator Posko Jogokali Keluarahan Tirto mengapresiasi atas kepedulian PDI Perjuangan. “Pembuatan tanggul permanen ini rencanananya akan dilakukan secara bertahap karena terbentur dengan keterbatasan anggaran. Warga berharap, kedatangannya dapat memperjuangankan aspirasi kita,” tutur Triyono, yang akrab disapa Trie Kucir. (Kwd/Red9)

BERITA LAINNYA