Take a fresh look at your lifestyle.

Parade Orang- orangan Sawah Ramaikan Sedekah Bumi Bantarkulon

171

KAJEN- Parade orang puluhan orang-orangan sawah, memeriahkan sedekah bumi di Desa Bantarkulon Kecamatan Lebakbarang Kabupaten Pekalongan, Minggu pagi. Acara yang dikemas tersebut berlangsung meriah dan mengundang animo masyarakat sekitar dan dari luar Lebakbarang, lantaran unik dan baru pertama kali dilaksanakan berkat kerjasama warga desa setempat dengan Lesbumi NU Kabupaten Pekalongan.
Ada puluhan orang-orangan sawah yang dibuat oleh warga, kemudian diarak menuju wisata Desa Tematik Bantarkulon. Orang-orangan sawah sendiri dibuat dengan bahan jerami atau batang padi, kerangka dengan bambu dan dihias dengan aneka kostum.
“Ide awalnya dari para petani di Bantarkulon, karena sebagian masyarakat bermatapencaharian sebagai petani padi. Dengan adanya parade orang-orangan sawah ini, juga sebagai sarana mengenalkan kepada para kaum milenial tentang kearifan lokal terutama di bidang pertanian,” kata Salah satu panitia Usman.
Ketua Lesbumi PCNU Kabupaten Pekalongan Eko Ahmadi menuturkan, parade orang-orangan sawah dan sedekah bumi ini sebagai salah satu bentuk kesadaran masyarakat desa dan memberi pesan bahwa potensi pertanian di Kabupaten Pekalongan sangat besar. “Pasca soft opening ini, Lesbumi akan melakukan pendampingan terhadap petani utamanya bagaimana membangun kebahagiaan mereka saat menjalani profesi. Dan juga membangun semangat para kaum muda untuk bertani,” paparnya.
Di desa Wisata Tematik Bantarkulon juga dikemas wisata edukasi pertanian, sehingga para pengunjung bisa mengetahui dan merasakan langsung cara menanam padi, cara mencangkul tanah dengan area persawahan terasering yang luas, pemandangan pegunungan yang indah serta air jernir yang melimpah.
Sementara itu, Camat Lebakbarang Toharno mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Desa Bantarkulon terlebih kepada pokdarwis dan pemuda yang telah berhasil menggerakkan sektor ekonomi melalui wisata. “Untuk peningkatan ekonomi dan kemajuan lainnya perlu dukungan dari semua pihak, untuk itu para elemen masyarakat perlu bersama-sama menyatukan langkah agar desanya bisa maju,” ujarnya.
Untuk wisata sendiri, kata Toharno, sebenarnya di setiap Desa di Lebakbarang mempunyai potensi, namun terhambat oleh kondisi jalan utama Lebakbarang yang rusak berat. “Para wisatawan biasanya memilih berwisata dengan jalur aman dan nyaman, untuk itu kita berharap dukungan dari pihak terkait supaya akses menuju Lebakbarang dapat normal disamping kepala desa menyiapkan potensi wisatanya,” pintanya. (Siti Masithoh/Red11)

BERITA LAINNYA