Take a fresh look at your lifestyle.

Sat set! Flyover Tirus Diperkirakan Dibangun 2023

TEGAL, smpantura.com – Rencana Pemerintah Kota Tegal membangun Flyover (FO) Tirus, mendapat lampu hijau dari Pemerintah Pusat. Meski begitu, sederet tahapan perlu dilakukan terlebih dulu.

Itu meliputi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), Andalalin, apraisal lahan FO Tirus, LARAP Pembebasan tanah, dan pembebasan lahan untuk FO Tirus yang semuanya diusulkan dengan anggaran senilai Rp 30 miliar.

Hal tersebut terkuat dalam Rapat Koordinasi yang dipimpin Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Setda Kota Tegal, Kamis (17/02).

Hadir segenap anggota Forkopimda Kota Tegal, Kepala BPN dan diikuti secara daring oleh Bappeda Provinsi Jawa Tengah, BPBJN Jawa Tengah, perwakilan PT KAI DAOP III Cirebon dan perwakilan PT KAI DAOP IV Semarang.

Seluruh peserta rakor mendukung penuh pembangunan FO Tirus. Berbagai pandangan dan pendapat juga diutarakan agar pembangunan FO Tirus dapat terealisasi di tahun 2023.

Namun, dengan terlebih dahulu melaksanakan berbagai langkah penyelesaian yang dipersyaratkan oleh Pemerintah Pusat kepada Pemkot Tegal.

Terkait kesiapan itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tegal, Sugiyanto menyebut telah melakukan review DED FO Tirus pada 2016 dan FS pembangunan FO Tirus pada 2020.

“Wilayah yang akan terdampak proyek FO Tirus terbagi tiga. Mulai dari tanah pribadi milik warga seluas 3.081,912 meter persegi, tanah PT KAI 1.348,582 meter persegi dan tanah negara seluas 7.532,571 meter persegi,” beber Sugiyanto.

Nantinya, FO Tirus akan menghubungkan Jalan Kapten Sudibyo (Utara) dengan Jalan Teuku Umar (Selatan dan Jalan Kapten Sudibyo (Utara) ke Jalan KS Tubun (Timur).

Adapun keuntungan jika pembangunan FO Tirus dapat terealisasi, mulai dari jarak tempuh semakin dekat, waktu tempuh yang hemat, pengurangan polusi dan tundaan akibat adanya pintu perlintasan kereta api.

“Saat ini jarak tempuh dari Utara-Selatan ada 710 meter. Jika sudah ada FO, akan terpangkas 74 meter menjadi 664 meter. Sedangkan jarak Utara-Timur saat ini ada 725 meter. Jika sudah ada FO akan sedikit lebih panjang tujuh meter menjadi 732 meter,” tutupnya. (T03-red)

BERITA LAINNYA