Take a fresh look at your lifestyle.

PPDB Online SMP Diikuti 121 Sekolah

SLAWI,smpatura.com- Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara online jenjang SMP di Kabupaten Tegal pada tahun 2022 ini diikuti 121 sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal Ahmad Was’ari melalui Kepala Bidang Pembinaan SMP Alfatah, Selasa (7/6) mengatakan, tahun ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal memfasilitasi seluruh SMP negeri dan swasta di Kabupaten yang berjumlah 121 sekolah untuk melaksanakan PPDB online.

“Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memfasilitasi 121  SMP untuk PPDB online, terdiri atas  49 SMP negeri dan terbuka serta 72 sekolah swasta,”terang Alfatah.

Alfatah menyebutkan, untuk pendaftaran online , calon peserta didik baru dapat mengakses laman ppdb.tegalkab.go.id.

Ia menjelaskan, pelaksanaan PPDB online jenjang SMP tahun ini dibagi menjadi empat jalur, yakni jalur zonasi dengan kuota paling sedikit 50 persen,  jalur afirmasi paling banyak  20 persen, jalur perpindahan orangtua paling banyak 5 persen  dan jalur prestasi paling banyak 25 persen.

Pada PPDB tahun ini, lanjut Alfatah, calon peserta didik baru SMP Negeri hanya dapat memilih satu jalur pendaftaran yakni zonasi, afirmasi, perpindahan tugas orang tua  atau prestasi di salah satu SMP Negeri dalam wilayah zonasi.

Calon peseta didik baru SMP Negeri dapat memilih jalur pendaftaran afirmasi, perpindahan orangtua atau prestasi di salah satu SMP Negeri di luar wilayah zonasi.

“Calon peserta didik baru SMP Negeri diberi hak mendaftar sebanyak-banyanya tiga kali pendaftaran di SMP Negeri sampai dengan sistem ditutup,”jelas Alfatah.

Alfatah menambahkan, alur pelaksanaan pendaftaran secara online dibagi dalam beberapa tahapan . Diawali dengan input data calon peserta didik da verifikasi pada tanggal 16-22 Juni 2022, pendaftaran calon peserta didik baru dan perubahan pilihan 23-25 Juni, jurnal harian 23-25 Juni, verifikasi faktual , evaluasi pengaduan dan penyusunan peringkat 27-28 Juni, pengumuman 30 Juni. Selanjutnya daftar ulang 1-2 Juli dan awal tahun ajaran baru 11 Juli 2022.

Sementara itu, untuk pendaftaran PPDB SMP tahun ini peserta diminta  ijazah /sertifikat pendidikan keagamaan asli atau surat keterangan sedang dalam Pendidikan Keagamaan asli/ Sebagai contoh MDTU  bagi yang beragama Islam, dan Surat Keterangan Keagamaan bagi yang beragama Kristen Katolik/Protestan/Hindu/Budha/Penganut Kepercayaan.

“Kalau tahun sebelumnya masih lunak dan dapat melampirkan surat pernyataan kesiapan mengikuti MDTU, maka tahun ini hanya ada dua ketentuan, yakni melampirkan ijazah MDTU atau surat keterangan sedang menempuh pendidikan MDTU bagi yang muslim, dan surat keterangan menempuh pendidikan keagamaan bagi non muslim,”tutur Alfatah. (T04-Red)

BERITA LAINNYA