Take a fresh look at your lifestyle.

Pemkab Tegal Gelar Operasi Pasar Beras dan Minyak Goreng

Disiapkan 2.000 Paket

SLAWI,smpantura.com- Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Tegal menggelar operasi pasar beras dan minyak goreng di empat desa yang ada di empat kecamatan. Operasi pasar diadakan selama empat hari secara bergantian di tiap desa, mulai Selasa (22/2) sampai dengan Jumat (25/2).

Operasi pasar dilaksanakan di kantong-kantong kemiskinan yakni di Desa Balapulang Wetan Kecamatan Balapulang dan Desa Sumbarang Kecamatan Jatinegara, Desa Karangmulya Kecamatan Bojong dan Desa Bumijawa Kecamatan BumijawaKegiatan tersebut dilaksanakan bekejasama dengan Bulog Kantor Cabang Pekalongan.

Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Tegal Suspriyanti menyampaikan, dalam operasi pasar tersebut, disediakan 2.000 paket berisi beras dan minyak goreng. Setiap desa mendapat bagian 500 paket.

“Kami sediakan 2.000 paket untuk dibagi di empat titik. Satu titik bagi mendapat alokasi 500 paket. Setiap paket berisi 2,5 kilogram  beras dan dua liter minyak goreng dijual dengan harga Rp 50.000,”terang Suspriyanti, Selasa (22/2).

Dalam kegiatan tersebut, warga hanya diperbolehkan membeli satu paket. Sebelumnya mereka mendapat kupon yang dibagikan pihak desa.

“Operasi pasar ini untuk membantu warga yang kesulitan mendapatkan minyak goreng dan beras dan membantu menstabilkan harga komoditas tersebut di pasaran,”jelas Suspriyanti.

Suspriyanti menyebutkan, dari pantauan di lapangan, stok minyak goreng masih mencukupi. Meski demikian, ada beberapa pasar yang memang kekurangan. “Yang tadinya harga minyak goreng mahal, kemudian harganya diturunkan, kemungkinan ada distributor yang mengirim dan  tidak mengirimkan produk ke pedagang,”sebutnya.

Mengenai adanya pembatasan pembelian yang ditemukan di sejumlah toko swalayan, menurut Suspriyanti, hal itu untuk mengatasi aksi borong yang bisa memicu kelangkaan minyak goreng di pasaran.

Selain mengadakan operasi pasar ketersediaan pasokan dan kestabilan harga di empat desa tersebut, Pemkab Tegal telah berkoodinasi dengan PT SGT salah satu produsen minyak goreng kemasan di Kabupaten Tegal, untuk mengadakan pasar murah minyak goreng. Selain itu juga mengajukan ke Pemrov Jateng untuk penyaluran minyak goreng curah.

Sementara itu , hasil pantauan Satgas Pangan Kabupaten Tegal, saat ini stok minyak goreng masih mencukupi. Pengawas Barang dan Jasa Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Agus Dwi Cahyono menyebutkan, hasil pantauan di lapangan minyak goreng tersedia di pasar retail maupun pasar tradisional. (T04-Red)

BERITA LAINNYA