Take a fresh look at your lifestyle.

Jumlah Rumah Rusak Bertambah, Warga Desa Padasari Butuh Bantuan Material

SLAWI,smpantura.com– Jumlah rumah rusak terdampak bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal. Jika pada 15 Januari 2022 ada 12 rumah yang rusak, kini sudah mencapai 210 rumah.

Kasi Pemerintahan Desa Padasari Amir Syarifudin menyampaikan, 210 rumah yang rusak, diantaranya mengalami rusak ringan sebanyak 76 rumah, rusak sedang sebanyak 82 rumah dan rusak berat sebanyak 52 rumah.

Amir menyebutkan, tanah bergerak sampai saat ini masih terjadi terutam saat hujan intensitas tinggi. Tak hanya mengakibatkan rumah warga rusak, tanah bergerak juga mengakibatkan Pondok Pesantren Al Adalah rusak.

Selain itu, aset jalan antar pedukuhan tepatnya di Dukuh Padareka rusak parah dan saat ini sulit untuk dilewati oleh warga. Padahal jalan tersebut jalan satu satunya penghubung untuk mobilitas ekonomi dan pendidikan.

Amir yang juga ketua relawan tanggap bencana Desa Padasari berharap segera dilakukan perbaikan infrastruktur agar mobilitas perekonomian disana tidak tersendat.

“Harapan kami terhadap pemerintah, warga kami diupayakan mendapat bantuan material. Kami butuh infrastruktur diperbaiki, termasuk jalan di Dukuh Padareka yang kondisinya sangat parah. Jalan itu satu-satunya untuk mobilitas perekonomian di wilayah Dukuh Padareja menuju ke Padasari dan Slawi,”jelas Amir, Minggu (20/2).

Selama ini, kata Amir, bantuan berupa logistik makanan, minuman dan obat-obatan sudah banyak berdatangan dari donatur.Diantaranya dari  kumpulan pelapak Alumni SMA 1 Slawi, yang Minggu (20/2) kemarin mengantarkan bantuan berupa makanan, minuman, minyak telon, beras, sayuran, telur, mukena, pakaian anak dan dewasa, kasur, selimut dan sandal.


BANTUAN: Kumpulan Pelapak Alumni SMA 1 Slawi menyerahkan bantuan logistik kepada warga Desa Padasari di Posko Bencana Padasari, Minggu (20/2).

Didampingi Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Padasari , Amir mengatakan, dengan banyaknya rumah yang rusak berat, saat ini ada 59 jiwa warga yang mengungsi. Diantaranya 26 jiwa mengungsi di Aula Balai Desa Padasari dan sisanya mengungsi di rumah sanak saudara maupun tetangga yang berada di daerah yang lebih aman.

Nasori (70) warga Rt 17 Rw 004 mengatakan, tanah bergerak mengakibatkan rumahnya rusak. Diantaranya di bagian jendela dan ruang tamu serta dapur.

“Sebelumnya pernah mengalami kejadian seperti ini tetapi sekarang kerusakannya lebih parah. Alhamdulillah sudah dapat bantuan beras, minyak, gula, teh sebanyak dua kali,”jelas Nasori yang kemarin terlihat mempebaiki jendela rumahnya yang rusak.

Sementara itu, Koodinator Lapak Pasmasiwi, Nurhadi mengatakan, kegiatan sosial yang dilakukan pagi itu merupakan bentuk kepedulian kepada warga yang membutuhkan. Lapak Pasmasiwi secara rutin setiap minggu melakukan kegiatan sosial berupa pembagian nasi ponggol kepada masyarakat. (T04-Red)

 

 

BERITA LAINNYA