Take a fresh look at your lifestyle.

1.878 Non PNS Pemkab Tegal Bakal Didaftarkan BPJamsostek

SLAWI, smpantura.com – Sebanyak 1.878 pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Tegal, akan diikutsertakan dalam program BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamsostek.

Itu mengemuka, saat BPJamsostek Cabang Tegal, menggelar Sosialisasi Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) kepada pegawai non ASN di Pemkab Tegal, baru-baru ini.

Kepala BPJamsostek Cabang Tegal, Mulyono Adi Nugroho, mengapresiasi langkah yang diambil Pemkab dalam upaya memberikan perlindungan terhadap 1.878 pegawainya.

“Manfaat program ini untuk memberikan perlindungan risiko kecelakaan kerja dalam hubungan kerja,” ucapnya.

Bahkan, lanjut dia, kecelakaan yang terjadi dalam perjalanan dari rumah menuju tempat kerja dan penyakit yang disebabkan oleh lingkungan kerja bisa dicover dengan program JKK.

“Satu hal yang terpenting, perawatan menggunakan JKK tak terbatas atau tanpa limit dengan menyesuaikan kebutuhan medis,” jelasnya.

Selain itu, Nugroho juga merinci klaim JKK BPJamsostek, berupa santunan upah selama tidak bekerja yang terdiri dari 12 bulan pertama sebesar 100 persen dan bulan berikutnya 50 persen hingga sembuh.

Sementara, untuk santunan kematian akibat kecelakaan kerja sebesar 48 kali upah yang dilaporkan oleh perusahaan pemberi kerja atau peserta.

Sedangkan manfaat program JKM salah satunya yakni pemberian santunan uang tunai yang akan diberikan kepada ahli waris ketika peserta JKM meninggal dunia bukan karena kecelakaan kerja.

“Santunan ini diberi secara berkala selama 24 bulan ditambah biaya pemakaman. Termasuk beasiswa pendidikan. Jika ditotalkan, santunan JKM mencapai Rp 42 juta,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Amir Mahmud melalui Plt Sekretaris, Bangun Raharjo merinci sejumlah 1.878 pegawai Non-PNS Pemkab Tegal akan didaftarkan sebagai peserta BPJamsostek.

Jumlah tersebut, nantinya akan diverifikasi dan validasi terlebih dahulu bersama OPD terkait, apakah pegawai yang dicantumkan masih aktif atau sudah berhenti.

Menurut dia, fungsi dan kemanfaatan BPJamsostek sangatlah bagus untuk tenaga non ASN Pemkab Tegal. Terlebih, jumlah iuran masih relatif terjangkau dan banyak manfaat.

“Kami berharap upaya yang dilakukan Pemkab Tegal ini dapat memotivasi para pegawai dalam bekerja. Karena kami juga memperhatikan kenyamanan mereka dalam bekerja,” tutupnya. (T03-red)

BERITA LAINNYA