Take a fresh look at your lifestyle.

Sidak Proyek Pasar Seng, Bupati Marah Progres Pekerjaan Berjalan Lambat

BUMIAYU, smpantura.com– Bupati Brebes Idza Priyanti melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke proyek pembangunan Pasar Seng di Jalan KH Ahmad Dahlan Bumiayu, Minggu (26/6).

Dalam sidak tersebut, bupati terlihat kecewa dan marah setelah mendengar pemaparan dari rekanan pelaksana yang menyatakan adanya keterlambatan progres proyek hingga 4,5 persen. Saat ini, progres proyek baru 5,5 persen dari seharusnya 10 persen.

Salah satu penyebab keterlambatan progres yang disampaikan rekanan adalah faktor cuaca yang mengakibatkan proses penyiapan lahan (cut and fiil) memakan waktu lama.

“Saya nggak mau tau alasannya hujan (cuaca). Saya minta untuk segera dikejar progresnya,” kata bupati dengan nada tinggi.

Bupati pun kemudian memberikan peringatan kepada rekanan untuk mengerahkan sumber daya yang dimiliki agar proyek Pasar Seng selesai tepat waktu, yaitu 17 Oktober 2022. Sebab pembangunan pasar Seng sudah dinantikan masyarakat.”Saya minta setiap minggunya, progres pengerjaan dilaporkan ke saya. Dipaparkan di Pendopo (Brebes),” kata bupati.

Proyek pembangunan Pasar Seng Bumiayu dikerjakan oleh CV Surya Abadi dengan nilai kontrak Rp 13,7 miliar. Pembangunannya dimulai 21 April 2022 dengan target selesai 17 Oktober 2022.

Pada bagian yang lain, Bupati juga mendesak agar Pasar Seng dapat segera difungsikan setelah pembangunannya  selesai. Sebab, jika tidak dikhawatirkan mangkrak.”Meskipun ada pekerjaan lanjutan, Pasar Seng ini harus langsung difungsikan untuk para pedagang. Ini anggarannya besar, jangan sampai mangkrak,” tandasnya.

Untuk itu, bupati meminta kepada Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Dinkopumdag) segera melakukan sosialiasi kepada para pedagang tentang pembangunan dan pemanfaatan Pasar Seng.”Sosialisasi harus melibatkan seluruh elemen masyarakat,” kata bupati.

Sementara PPKom Proyek Pasar Seng, Dani Asmoro, mengatakan, segera melakukan reschedule untuk percepatan pengerjaan proyek.”Segera kita rapatkan untuk schedule ulang terkait percepatan. Ini untuk mengetahui kebutuhan tenaga, alat dan material yang harus dipenuhi,” katanya. Pihaknya optimistis, proyek Pasar Seng akan selesai tepat waktu.”Kendala terbesar kemarin adalah proses penyiapan lahan (cut and fiil). Sekarang sudah selesai dan rekanan bisa bekerja lebih cepat,” kata Dani.(T06-red)

BERITA LAINNYA