Take a fresh look at your lifestyle.

Sepekan Sampah Menumpuk, TPA Kalijurang Mendesak Direvitalisasi

Ketua Komisi III : Pemkab Jangan Beralasan Tidak Ada Anggaran

BREBES, smpantura.com-

Anggota DPRD Brebes Achmad Mafrukhi mengapresiasi usulan revitalisasi TPA Kalijurang masuk dalam 10 prioritas usulan musrenbang tingkat kecamatan Bumiayu, Senin (7/2).

Pihaknya juga berharap usulan revitalisasi juga diajukan oleh lima kecamatan lainnya selaku wilayah pemanfaat TPA Kalijurang. Yaitu Tonjong, Sirampog, Paguyangan dan Bantarkawung.”Kita mendukung sekaligus akan mengawal usulan revitalisasi TPA Kalijurang,” kata dia.

 

Menurut Ketua Komisi III DPRD Brebes tersebut, kondisi TPA yang dikelola Dinas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah (DLHPS) tersebut, sudah mendesak untuk direvitalisasi.”Penumpukan sampah dalam sepekan terakhir ini menjadi buktinya,” katanya.

 

Mafrukhi mengatakan, setidaknya ada tiga persoalan yang kini dihadapi TPA Kalijurang. Pertama adalah kondisi akses jalan. Kedua sarana pendukung seperti alat berat dan ketiga persoalan SDM. Menurutnya, jalan TPA sudah lama rusak dan kerap ambles sehingga sulit dilewati armada pengangkut sampah. Kondisi ini diperparah alat berat yang kerap mengalami kerusakan dan keterbatasan SDM di lapangan.”Inilah mengapa sejak sepekan terakhir ini terjadi penumpukan sampah, baik di pintu masuk TPA maupun di desa-desa,” paparnya

 

Dengan kondisi sepekan terakhir (penumpukan sampah-red), Mafrukhi meminta pemkab tidak mengesampingkan usulan revitalisasi TPA. Sebab jika dibiarkan, persoalan yang sama akan terulang di kemudian hari. Revitalisasi juga akan meminimalisir bau tak sedap yang kerap dicium warga sekitar TPA.”Pemkab jangan lagi beralasan tidak punya anggaran,” tandas politikus Partai Golkar itu.

 

Kepala UPT Pengelolaan Sampah Wilayah Bumiayu Abdullah Sudrajat mengatakan, sejak sepekan terakhir TPA ditutup untuk penataan karena terjadi penumpukan sampah di pintu masuk TPA.”Ini terjadi karena armada sampah tidak bisa masuk ke dalam lokasi TPA akibat kondisi jalan yang rusak dan licin,” kata Sudrajat.

 

Pihaknya juga meminta maaf kepada masyarakat karena kegiatan penataan berakibat pada penumpukan sampah di desa-desa. Disinggung mengenai usulan revitalisasi TPA, Sudrajat mengaku sepakat.”Akses jalan perlu dibenahi. Sarana prasarana pendukung juga perlu diperbarui. Seperti alat berat yang kita miliki seringkali rusak,” ujarnya.(T06-red)

BERITA LAINNYA