Take a fresh look at your lifestyle.

Sambut Imlek 2573, Ratusan Lampion Hiasi Kelenteng Hok Ie Kiong Slawi

SLAWI,smpantura.com- Menyambut Imlek 2573, Kelenteng Hok Ie Kiong di Jalan Ahmad Yani, Slawi , Kabupaten Tegal mulai berbenah. Dinding luar kelenteng tampak dihiasi pernik-pernik khas Imlek. Seperti gambar Macan dan bunga plastik berwana merah jambu.

Sementara itu, ratusan lampion berwarna merah menyala dipasang di bagian luar dan dalam kelenteng yang telah berusia lebih dari seratus tahun ini. Disetiap bagian bawah lampion terdapat kertas kuning bertuliskan nama-nama donatur.

Sekretaris Yayasan Adhi Dharma Arif Budiman mengatakan, lampion-lampion sudah mulai dipasang mulai beberapa hari lalu. Pada malam hari lampion ini dinyalakan untuk penerangan dan merupakan salah satu bentuk semangat umat dalam menyambut Tahun Baru Imlek.

Sejumlah ritual menyambut Imlek juga telah dilaksanakan sejak beberapa waktu lalu. Dimulai dengan sembahyang tutup Ciswa pada Jumat (14/1) dilanjutkan sembahyang Bwee Gwee pada Senin (17/1) dan sembahyang Song Shen atau kongco naik (25/1)

Penanggung jawab ritual Alex Fernando mengatakan, ritual yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat adalah bersih-bersih kelenteng, kimsin dan hiolo.

“Bersih-besih ini bukan hanya dimaknai fisiknya, tapi lebih pada membersihkan batin kita, supaya dalam menyambut tahun baru dengan batin yang bersih,”jelas Alex saat ditemui di Kantor Yayasan Adhi Dharma Slawi, Jumat (28/1).

Masih dalam masa pandemi Covid-19, ritual yang dilaksanakan juga akan mematuhi protokol kesehatan. Untuk kegiatan sembahyang Imlek yang dilaksanakan Senin (31/1), peserta akan dibatasi 75 persen dari kapasitas kelenteng atau sekitar 500-750 orang.

“Karena masih dalam masa pandemi, dan ada galur Omicron, ya kita ikuti pemerintah saja. Kami  tidak mau melanggar protokol kesehatan,”tutur Alex.

Pada Imlek tahun ini, pihaknya mengusung tema ”Di Empat Penjuru Lautan Kita Semua Bersaudara”.

Sejumlah ritual, kata Alex, akan dilaksanakan setelah perayaan Imlek. Diantaranya kirab ritual cap go meh pada Selasa (15/2) mendatang. Untuk menyelenggarakan ritual tersebut, panitia telah mendapat rekomendasi dari Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Tegal.

“Kirab cap go meh akan dilaksanakan pada 15 dan 16 Februari 2022 dari siang sampai pukul 17.00, dilanjutkan lagi malam hari mulai pukul 19.00 sampai 23.00 atau situasional,”tuturnya.

Kegiatan itu rencananya akan dilaksanakan di dalam kelenteng, tapi tidak menutup kemungkinan akan dilaksanakan diluar kelenteng meski hanya sebentar.

Dalam kirab itu sejumlah kimsin atau patung dewa akan diarak di atas joli atau tandu.Diantaranya Kongco Dewa Hok Tek Tjeng Sin (Dewa Bumi), Liem Thay Soe Kong, Hian Tian Siang Tee, Hauw Tjiang Kong, Kwan Tee Koen, Tek Hay Tjin Jin, Tjauw Koen Kong, Li Lo Cia, She Tai Ten Wang, Makco Kwan Im dan Dewa Koen Tek Tjoen Ong. (T04-Red)

 

 

 

BERITA LAINNYA