Take a fresh look at your lifestyle.

Rekanan di Kabupaten Tegal Ancam Demo Bupati

SLAWI, smpantura.com – Imbas penggagalan pekerjaan Pengadaan Langsung (PL) kontruksi di Kabupaten Tegal membuat para kontraktor bereaksi. Para kontraktor yang bernaung di Pemborong Kabupaten Tegal Bersatu akan menggelar aksi unjuk rasa ke Kantor Bupati Tegal pada Senin (20/6).

Koordinator Aksi Demo Rekanan, Kiki mengatakan, penggagalan proyek PL yang dilakukan sepihak oleh Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kabupaten Tegal, membuat para kontraktor geram. Hal itu diperparah dengan kebijakan konsolidasi paket pekerjaan yang akan dilakukan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa.

“Jika konsolidasi paket pekerjaan dilakukan, maka kami rekanan yang memiliki modal terbatas akan kehilangan pekerjaan,” tegasnya.

Dijelaskan, konsolidasi beberapa proyek di bawah Rp 200 juta menjadi satu paket pekerjaan, membuat rekanan yang memiliki modal terbatas akan tersingkir. Pasalnya, proses pengadaan dilakukan dengan lelang terbuka. Hal itu jelas mencederai kebijakan Pemerintah Pusat untuk menghidupkan pengusaha kecil pasacapandemi Covid-19. Selain itu, tidak hanya rekanan yang terancam tidak mendapatkan pekerjaan, tapi juga masyarakat yang terlibat dalam pekerjaan proyek pemerintah.

“Kami sudah ajukan surat audiensi dengan Bupati Tegal pada Senin lalu (13/6). Namun, tidak direspon sehingga kami akan turun kejalan untuk menyuarakan keinginan para kontraktor,” ujar Kiki.

Ditambahkan, rencana aksi untuk memperjuangkan para pengusaha kecil itu melibatkan sekitar 300 orang. Mereka akan mendatangi Kantor Bupati Tegal. Pihaknya menegaskan bahwa demo itu merupakan aksi damai untuk menyampaikan aspirasi masyarakat.

“Kami berharap bisa ditemui langsung Bupati Tegal ,” pungkasnya. (T05-Red)

BERITA LAINNYA