Take a fresh look at your lifestyle.

Puluhan Rumah di Tiga Desa Jatinegara Rusak Disapu Puting Beliung

SLAWI, smpantura.com-  Bencana angin putingbeliung yang terjadi pada Selasa (25/1) telah merusakkan puluhan di tiga desa Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal. Sedikitnya ada 47 rumah yang rusak, yakni di Desa Sumbarang, Desa Sitail dan Desa Mokaha.

Relawan  Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) Jatinegara Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal, Rereb Kanthi Pangestu mengatakan, angin puting beliung terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi di wilayah itu sekitar pukul 17.00.

Dari assessment yang dilakukan PMI Jatinegara,  rumah warga mengalami rusak sedang dan rusak ringan.   Sebagian besar mengalami kerusakan di bagian atap.

Menurut Rereb, di Desa Sumbarang ada 25 rumah yang terdampak,  tersebar di empat pedukuhan. Yakni di Dukuh Bojong RT 16 RW 04 sebanyak empat rumah, Dukuh Sidamulya RT 17 RW 04 sebanyak tujuh rumah, Dukuh Karanganyar RT 14 RW 04 ada enam rumah dan Dukuh Nangka RT 01 RW 01 ada delapan rumah.

Di Desa Sitail , rumah yang terdampak ada di Dukuh Kaligintung sebanyak delapan rumah yakni di  RT 01, RT 02 dan RT 03  RW 01 dan di Desa Mokaha ada 14 rumah yang tersebar di   RT 01, RT 04, RT 05,  RT 06, RT 07 dan RT 08 RW 01.

Beruntung  tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Hanya saja dua kepala keluarga terpaksa mengungsi, yakni warga Dukuh Bojong Desa Sumbarang  dan Dukuh Kaligintung Desa Sitail.

“Ada beberapa yang mengungsi yang rumahnya tidak bisa ditempati yaitu di Desa Sitail satu KK dan Desa Sumbarang ada satu KK,”jelas Rereb, Rabu (26/1).

Selain menyebabkan rumah rusak, angin puting beliung juga menyebabkan mushola di Dukuh Kaligintung Desa Sitail rusak dibagian tempat wudhu akibat tertimpa pohon.

Sementara itu, untuk membenahi rumah warga yang rusak dan menyingkirkan pohon yang tumbang, warga dibantu oleh relawan PMI dan Pramuka Peduli. (T04-Red)

BERITA LAINNYA