Take a fresh look at your lifestyle.

Pemkab Kerahkan Mobil Tangki Milik Perumda Air Minum

  • Atasi Kendala Armada Bantuan Air Bersih

BREBES – Pemkab Brebes mengerahkan sejumlah armada milik Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Baribis, untuk melakukan droping bantuan air bersih ke wilayah yang dilanda dampak kekeringan. Itu dilakukan guna mengatasi keterbatasan jumlah armada tangki air bersih yang dimiliki BPBD setempat.

Seperti diberitakan sebelumnya, Bantuan air bersih bagi warga di Kabupaten Brebes, hingga kini belum bisa menjangkau seleuruh daerah yang terdampak kekeringan. Hingga akhir Agustus, bantuan air bersih yang diberikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes baru bisa menjangkau sebanyak 8 kecamatan, dari 14 kecamatan yang mengalami kesulita air bersih. Itu terjadi lantaran BPBD Kabupaten Brebes terkendala minimnya jumlah armada tangki air bersih yang dimiliki. Hingga kini, BPBD hanya memiliki satu unit armada tangki air bersih, dan itu pun kendaraan yang dipinjamkan oleh Pemprov Jateng.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Brebes, Joko Gunawan mengatakan, sesuai rapat lintas sektoral dalam mengatasi bencana kekeringan, telah disepakati selain BPBD, dalam droping air bersih juga bisa menggunakan armada milik PDAM atau Perumda Air Minum Tirta Baribis. Perumda itu merupakan bagian dari pemerintah daerah. “Kita kerahkan. Di PDAM ada sebanyak 8 unit armada yang bisa digunakan untuk droping bantuan. PDAM ini kan bagian dari pemerintah daerah juga, jadi tidak masalah,” ujarnya, kemarin.

Sementara Bagian Adminstrasi dan Keuangan Perumda Air Minum Tirta Baribis Brebes, Agus Isyono menjelaskan, di perusahaannya memiliki 8 unit armada tangki air bersih. Dari jumlah itu, 7 unit berada di wilayah Brebes utara dan 1 unit di Brebes selatan. Armada-armada tersebut sudah dikerahkan dalam membantu Pemkab untuk menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang dilanda kekeringan. “Totalnya kita punya 8 unit armada. Dari jumlah ini, 4 unit digunakan secara maksimal untuk bantuan sosial air bersih dan 4 unit lainnya untuk pelayanan pelanggan reguler. Namun, ketika kondisi sangat dibutuhkan semuanya bisa dikerahkan untuk bantuan sosial air bersih. Termasuk, satu unit yang ada di Brebes selatan. Droping bantuan ini sudah kami laksanakan hingga sekarang,” jelasnya.

Selama bulan Agustus lalu, lanjut dia, bantuan air bersih yang sudah disalurkan kepada masyarakat sebanyak 80.000 liter. Bantuan itu, termasuk dari kelompok masyarakat, lembaga atau instansi lain yang menggunakan fasilitas Perumda Air Minum. Artinya, mereka membantu dengan difasilitasi armada milik perusahaannya. Sedangkan di bulan September jumlahnya lebih banyak. Yakni, mencapai sebanyak 112.000 liter. “Droping ini sampai sekarang masih kami lakukan, termasuk bantuan dari kelompok masyarakat yang menggunakan fasilitas perusahaan milik daerah ini,” ujarnya.

Dia menambahkan, pihaknya menjamin saat ini stok air bersih yang dimiliki Perumda dalam kondisi aman. Meski musim kemarau yang terjadi cukup panjang, tetapi tidak berpengaruh besar terhadap sumber air bersih yang dimiliki Perumda. Selama ini ada 16 sumber mata air yang dimiliki Perumda. Yakni, 10 berupa sumber dari mata air dan 6 lainnya berupa sumber dari sumur dalam. “Alhamdulilah meski musim kemarau panjang, sumber air bersih di kami masih aman. Kalau pun ada penurunan debit, tetapi tidak signifikan. Semula saat normal debit air dari sumber kami sebesar 200 liter per detik, saat ini karena kemarau turun menjadi 190 liter per detik. Jadi masih relatif aman,” pungkasnya.

(Setiawan/ red2)

BERITA LAINNYA