Take a fresh look at your lifestyle.

Pemkab Diminta Buka Formasi Guru P3K di Semua SD dan SMP

SLAWI, smpantura.com – Pemkab Tegal diminta untuk membuka formasi guru dalam seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (P3K) di semua SD dan SMP seluruh wilayah Kabupaten Tegal. Hal itu dikarenakan kebutuhan guru di setiap sekolah sangat besar.

“Kami melihat seleksi P3K di SD Negeri Yamansari 02. Pendaftar mencapai 19 orang, sedangkan formasi hanya 1 formasi,” kata Ketua Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Tegal, M Khuzaeni, Rabu (29/12).

Dikatakan, melihat banyaknya pendaftar di formasi guru, diharapkan Pemkab bisa mengakomodir guru wiyata atau honorer yang sudah mengabdi di masing-masing SD dan SMP. Mereka berjuang luar biasa untuk pendidikan di Kabupaten Tegal. Bahkan, bersedia digaji kecil untuk mengajar para siswa yang berada di pedesaan.

“Bisa dihitung PNS yang mau garap SPJ BOS. Semua kegiatan yang mengerjakan juga para guru wiyata bakti,” ujarnya.

Menurut dia, diperkirakan jumlah guru wiyata bakti lebih dari 3.000 orang. Pemkab diminta untuk membuka formasi guru untuk P3K sebanyak 1.000 setiap tahun. Dalam tiga tahun, guru wiyata bakti bisa diangkat semua sebagai P3K. Hal tersebut harus menjadi program prioritas Pemkab Tegal.

“Kita berharap Bupati  dan Bappeda memperioritas nasib guru honorer sebagai program prioritas perencanaan pembangunan Kabupaten Tegal,” harapnya.

Ditambahkan, peran guru wiyata bakti dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa dinilai sangat penting. Pasalnya, guru PNS di tiap sekolah sangat minim. Biasanya, peran guru wiyata lebih besar dibandingkan guru PNS. Bahkan, sebagian guru PNS membebankan kerjanya kepada guru wiyata bakti.

“Perjuangan mereka harus diapresiasi dengan memberikan kesempatan untuk menjadi P3K,” pungkasnya. (T05-Red)

 

BERITA LAINNYA