Take a fresh look at your lifestyle.

PPKM Level 3, PTM di Pemalang Tetap Dipersilahkan

PEMALANG – Meskipun di Kabupaten Pemalang sudah dinyatakan daerah yang masuk dalam Peraturan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level tiga, tetapi sekolah yang menggelar Pertemuan Tatap Muka (PTM) masih dipersilahkan. Namun apabila dalam satu sekolah ada yang terpapar covid 19, maka dari pihak sekolah yang akan menghentikan PTM secara mandiri.

“Untuk PTM sekolah sekolah di Pemalang masih kami persilahkan untuk menggelar pendidikan, belum ada larangan dari pemerintah daerah (pemda). Akan tetapi apabila nantu dalam perlaksanaan PTM ada salah satu murid, pengajar, atau staf yang terpapar covid 19, maka sekolah tersebut dengan bijaksana menghentikan proses belajarnya sementara, diganti dengan sistim daring,” ujar Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo, saat diwawancarai awak media usai melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan Alun alun Pemalang, Jumat (25/2).

Ia mengatakan, dengan bertambahnya masyarakat yang terpapar covid 19, sehingga Pemalang kembali masuk pada level tiga. Untuk menyikapi perkembangan tersebut, Pemda Pemalang melakukan berbagai macam langkah antisipasi, salah satunya melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi lokasi yang berpotensi terjadi penularan covjd 19. Salah satu lokasi yang disemprot disinfektan yaitu Alun alun Pemalang, selain itu, kecamatan lainnya secara bertahap juga melalukan penyemprotan. Langkah tersebut sebagai antisipasi atau pencegahan agar masyarakat yang terpapar tidak semakin banyak. Harapannya dengan kesadaran masyarakat yang baik dalam menerapkan protokol kesehatan, angka penularan covid 19 di wilayah Pemalang bisa terkendali sehingga secepatnya bisa turun jumlahnya. Apabila penularan bisa berkurang maka level Pemalang bisa turun menjadi level dua atau bahkan level satu.

“Hingga saat ini kita terus mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat kaitannya dengan pandemi covid 19 di Pemalang. Kami juga mengantisipasi apabila terjadi ledakan penderitan covid 19 di Pemalang dengan menyediakan lokasi isolasi terpusat, dan menambah bad tempat tidur di rumah sakit,” tandasnya.

Ia menambahkan, terkait dengan kesediaan rumah sakit, semua rumah sakit di Pemalang siap menerima pasien covid 19. Namun berdasarkan informasi yang diterima pihaknya, masyarakat banyak yang berobat ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Hal menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap RSUD semakin tinggi. Pihaknya meminta pada masyarakat, apabila terpapar covid 19, dan tidak bergejala dihimbau tetap di rumah isolasi atau isolasi terpusat, tidak perlu minta dirawat di rumah sakit. (T08-red)

BERITA LAINNYA