Take a fresh look at your lifestyle.

Pelajar di Jateng Gembira Divaksin Covid-19

Vaksinasi Massal Binda Jawa Tengah

TEGAL, smpantura.com – Suasana SD Negeri 01 Jatilaba, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal, Kamis (27/1) kemarin, nampak tak seperti biasanya. Para siswa asyik bermain dan dihibur para badut dengan berbagai karakter.

Acara itu merupakan bagian dari pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun yang diselenggarakan Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah.

Kabinda Jateng, Brigjen TNI Sondi Siswanto menyebut, para badut itu sengaja didatangkan ke lokasi vaksinasi, agar para siswa yang akan divaksin tidak merasa takut dan tegang.

“Sembari menunggu antrean vaksin, badut-badut itu kita minta untuk bisa menghibur anak-anak agar mencairkan suasana. Dengan menciptakan suasana gembira, ternyata ampuh untuk membuat anak-anak ‘anteng’ saat menerima suntikan vaksin,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Brigjen TNI Sondi mengaku tidak mendapati adanya anak-anak yang menangis atau bahkan histeris saat akan disuntik.

Adapun program vaksinasi anak usia 6-11 tahun telah dilaksanakan Binda Jateng sejak beberapa waktu lalu. Dengan menyesuaikan jenis vaksin yang direkomendasikan BPOM, Binda Jateng berhasil memberikan vaksin kepada puluhan ribu anak-anak atau pelajar.

“Pada hari Kamis (27/1) kemarin kita gelar vaksinasi anak dan masyarakat serentak di Kabupaten Temanggung, Purbalingga, Tegal dan Jepara, dengan target sebanyak 4.000 dosis,” ujar Brigjen TNI Sondi saat dihubungi smpantura.com, Sabtu (29/1).

Lebih lanjut dia menjelaskan, empat sentra vaksinasi juga sempat digelar selama sehari di empat wilayah tersebut. Adapun wilayah dengan pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun meliputi Kabupaten Temanggung, Tegal dan Jepara.

Selain itu, sambung Brigjen TNI Sondi, pihaknya juga melaksanakan vaksinasi booster yang diselenggarakan di Kabupaten Temanggung dan Purbalingga dengan target 1.000 orang.

“Saat ini banyak bermunculan berita bohong atau hoax mengenai vaksin Covid-19, terutama vaksinasi anak,” imbuh Brigjen TNI Sondi.

Oleh karena itu, pihaknya berharap kepada para orang tua agar tidak terpengaruh dan terseret arus hoax. Sebab, vaksinasi anak ini aman dan penting untuk melindungi anak dari paparan Covid-19 dan mendukung terselenggaranya pembelajaran tatap muka (PTM). (T03-red)

BERITA LAINNYA