Take a fresh look at your lifestyle.

29 Balon Udara Akan Meriahkan “Balloon Atraction Pekalongan 2022”

PEKALONGAN, smpantura.com -Sebanyak 29 balon udara akan memeriahkan “Balloon Atraction Pekalongan 2022” yang akan digelar di Lapangan Mataram, Minggu (8/5) mendatang. Balloon Atraction Pekalongan 2022” menjadi ruang kreasi yang disediakan Komunitas Sedulur Balon Pekalongan untuk melestarikan tradisi menerbangkan balon udara dengan tetap mengutamakan keselamatan penerbangan.

Ketua Komunitas Sedulur Balon Pekalongan Priyadi menjelaskan, festival balon udara tambat tidak diselenggarakan tahun ini. Menurutnya, Pemkot Pekalongan belum bisa mengalokasikan anggaran untuk penyelenggaraan festval balon udara tambat karena refocussing anggaran untuk penanganan Covid-19.

“Anggota komunitas balon butuh wadah untuk menyalurkan hobi. Karena tidak ada festival, kami berinisiatif menyelenggarakan acara ini sebagai ajang kopi darat atau sambung seduluran antarkomunitas balon di Kota Pekalongan,” terangnya, Kamis (5/5).

Ketentuan dalam penyelenggaraan acara ini di antaranya balon ditambatkan dan peserta menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Setiap kelompok mendapatkan subsidi Rp 150.000 untuk pembuatan balon udara. “Kami juga menyiapkan doorprize sebesar Rp 10 juta untuk peserta,” sambungnya.

Menurut Priyadi, acara tersebut sekaligus untuk menyosialisasikan Peraturan Menteri Pehubungan Nomor 40 Tahun 2018 tentang Penggunaan Balon Udara pada Kegiatan Budaya Masyarakat. Dalam Peraturan Menteri Perhubungan itu disebutkan, penggunaan balon udara pada kegiatan budaya masyarakat wajib ditambatkan.

Selain itu, warna balon udara yang ditambatkan harus memakai warna yang mencolok. Ukuran balon udara memiliki batasan garis tengah maksimum 4 meter dan tinggi maksimum 7 meter pada saat terisi penuh udara (inflated). Ketentuan lainnya, ketinggian paling tinggi 150 meter dari permukaan tanah. “Kalau tidak diberi wadah, kami khawatir balon udara akan dilepas secara liar,” kata Priyadi.

Melepas balon udara merupakan tradisi warga Kota Pekalongan pada syawalan atau tujuh hari setelah Lebaran. Karena membahayakan penerbangan, pemerintah menyelenggarakan festival balon udara tambat sejak tahun 2018. Tahun 2018 festival balon udara tambat diikuti 30 tim. Kemudian pada tahun 2019, festival balon udara tambat diikuti 107 peserta. Sedangkan tahun 2021 tidak diselenggarakan karena pandemi Covid-19. (P07-red)

BERITA LAINNYA