Take a fresh look at your lifestyle.

Patuhi Aturan, Pedagang Ayam Bangun Kios Sendiri

SLAWI, smpantura.com – Munculnya aturan larangan pemotongan ayam di dalam pasar Kabupaten Tegal membuat para pedagang ayam di Pasar Trayeman berinisiatif membuat kios sendiri. Pembuatan kios secara swadaya itu, berada di belakang Pasar Trayeman dengan memanfaatkan lahan milik Desa Trayeman.

“Kami apresiasi para pedagang ayam sekaligus pemotongan ayam yang tergabung dalam Pedagang Pemotongan Ayam (Pepaya)di Pasar Trayeman. Mereka taat aturan dengan keluar dari Pasar Trayeman,” kata Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Tegal, Agung Yudhi Kurniawan, Minggu (20/2).
Dikatakan, para pedagang ayam Trayeman sempat mengadu ke Komisi II mengeluhkan aturan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 14 Tahun 2014 tentang penataan pasar tradisional, pusat pembelanjaan, dan toko modern. Dalam aturan itu, pedagang ayam yang sekaligus membuka pemotongan ayam dilarang beroperasi di dalam pasar.
“Sudah dimediasi dengan dinas terkait, tapi tidak ada solusi. Dinas tetap meminta pemotongan ayam keluar dari dalam pasar,” terangnya.
Menurut dia, kondisi itu membuat para pedagang berinisiatif untuk membuat kios sendiri di belakang Pasar Trayeman. Lokasi kios khusus pemotongan ayam itu milik Pemerintahan Desa Trayeman. Para pedagang menyewa tanah milik desa itu untuk membangun kios-kios pemotongan ayam. Sementara itu, pembangunan kios dilakukan dengan swadaya para pedagang. Mereka telah membangun 30 kios dan hingga kini dalam tahap finising.
“Bulan ini, rencana mulai beroperasi,” katanya.
Ditambahkan, pembangunan kios telah melalui koordinasi dinas terkait. Termasuk, pengelolaan sanitasi dan limbah pemotongan ayam. Kondisi itu membuat lokasi kios tidak menimbulkan pencemaran lingkungan dan terlihat bersih. Komisi II mengharapkan pedagang ayam lainnya juga bisa mencontoh pedagang di Pasar Trayeman. Sementara itu, lapak milik pedagang ayam yang berada di dalam pasar tetap beroperasi, tapi tidak membuka pemotongan ayam.
“Kios digunakan untuk pemotongan ayam dan penjualan. Sedangkan, kios dalam dalam pasar hanya digunakan untuk jualan ayam,” pungkasnya. (T05-Red)

 

BERITA LAINNYA