Take a fresh look at your lifestyle.

Pasutri Hanyut di Sungai Jibosole, Satu Tewas dan Satu Lagi Masih Dicari

BREBES, smpantura.com  – Pasangan suami istri (pasutri) warga Desa Sindangjaya, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes dilaporkan hanyut di Sungai Jibosole. Seorang di antaranya berhasil ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa, Selasa (15/2). Sedangkan seorang lainnya, hingga kemarin masih dalam pencarian tim SAR gabungan dan warga.

Pasutri yang hanyut diterjang derasnya arus sungai itu adalah Abu Yazid (69) dan Karesm (58), warga RT 19/ RW 04 Desa Sindangjaya, Kecamatan Ketanggungan, Brebes. Korban yang berhasil ditemukan tim SAR gabungan bersama warga adalah Karsem (58). Jenazahnya kini telah dimakamkan di tempat pemakaman umum desa setempat.

Danramil 15 Ketanggungan, Kodim 0713 Brebes, Kapten Arhanud Nediono yang memimpin operasi pencarian korban menjelaskan, keduanya hanyut terbawa arus saat mau pulang ke rumah, usai melakukan panen jagung di lahannya, Senin (14/2). Sekitar pukul 17.30 keduanya pulang ke rumah dengan menyeberangi Sungai Jibosole yang saat itu sedang banjir. Keduanya nekat menyeberang sungai, meski kondisi arusnya sangat deras. “Saat menyeberang ini, keduanya hanyut terbawa arus. Warga yang mengetahui kejadian ini kemudian melapor dan membantu proses pencarian,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, tim SAR gabungan bersama warga, saat ini masih fokus melakukan pencarian terhadap satu korban yang belum ketemu. Kondisi sungai saat ini surut, sehingga pencarian difokuskan dengan menyisir sungai dan memeriksa tumpukan sampah serta akar-akar pohon di sepanjang aliran sungai. “Kami bersama warga saat ini masih mencari satu korban yang belum ketemu ini,” terangnya.

Dia menambahkan, pihaknya menghimbau warga agar tidak memaksakan diri untuk berkebun di saat cuaca ekstrim. Apalagi, dengan menyeberang sungai besar dan sewaktu-waktu bisa berarus deras. “Selain bahaya hanyut, cuaca ekstrim juga berpotensi terjadinya sambaran petir bagi petani yang sedang berteduh di bawah pohon atau di gubuk-gubuk sawah,” pungkasnya. (T07-red)

BERITA LAINNYA