Take a fresh look at your lifestyle.

Pasar Modal Indonesia Sumbang Ambulans ke RSUD Kesesi

- CSR HUT ke-44 Pasar Modal Indonesia

KAJEN – Pasar Modal Indonesia menyumbang satu unit ambulans ke RSUD Kesesi, Kabupaten Pekalongan yang baru saja diresmikan penggunaannya oleh Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, Kamis (10/2). Bantuan tersebut diberikan dalam rangka memperingati 44 tahun diaktifkannya kembali pasar modal Indonesia atau HUT ke-44 pasar modal Indonesia. Bantuan itu juga merupakan kegiatan lanjutan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Self-Regulatory Organization (SRO) pasar modal yang terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dengan didukung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Kegiatan yang digelar di kawasan RSUD Kesesi dihadiri oleh Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Hindun, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Setiawan Dwi Antoro, Direktur RSUD Kesesi, dan Ryan Ardana Putra. Kemudian Kasubag Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK-Tegal, Donny Vika Permana, dan Direktur Utama KSEI selaku Pengarah Panitia HUT ke-44 Pasar Modal Indonesia, Uriep Budhi Prasetyo.
”Pelaksanaan CSR telah dilakukan di berbagai kota di Indonesia dalam rangka salah satu bentuk komitmen dan kepedulian pasar modal untuk membantu pemerintah dalam menanggulangi dan mencegah perluasan pandemi COVID 19 di Indonesia serta peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat,” tandas Uriep.
Ketersediaan ruang perawatan merupakan salah satu kendala utama ketika kondisi pandemi mencapai puncaknya. Keberadaan RSUD Kesesi yang baru diresmikan ini menjadi sangat penting sebagai salah satu langkah antisipasi. Hal ini yang menjadi salah satu pertimbangan SRO untuk berpartisipasi mendukung pengadaan mobil ambulans di RSUD Kesesi sebagai bagian dari program CSR HUT 44 pasar modal Indonesia.
Selain satu unit mobil ambulans, Pasar Modal Indonesia juga menyumbang peralatan medis kepada RSUD Kesesi, Kabupaten Pekalongan yang tujuannya untuk mendukung operasional di rumah sakit tersebut. Adapun nilai donasi sumbangan sebesar Rp 739.920.000.
Ditambahkan, kegiatan CSR tersebut merupakan salah satu kegiatan utama yang termasuk dalam rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-44 pasar modal Indonesia. Dana CSR telah terkumpul sejak Agustus 2021 bertepatan dengan perayaan HUT ke-44 pasar modal Indonesia. Biaya yang digunakan untuk kegiatan CSR diperoleh dari pendapatan transaksi bursa dan jasa kustodian sentral pada 9 Agustus 2021 dan 30 Desember 2021.
Selain itu, SRO juga menerima dana dari 92 donatur yang terdiri dari pelaku industri pasar modal Indonesia, antara lain perusahaan tercatat, perusahaan efek dan pihak lain. Hingga 30 Desember 2021, total dana yang terkumpul mencapai Rp66,48 miliar, yang terdiri dari Rp 40,92 miliar dari pendapatan transaksi bursa dan jasa kustodian sentral, Rp 25,16 miliar dari donasi dana dan Rp394 juta donasi dalam bentuk natura dari pelaku pasar modal Indonesia.
Mengemban amanah untuk mengalokasikan dana tersebut, SRO dengan dukungan OJK, menyelenggarakan kegiatan CSR secara berkesinambungan untuk penanggulangan Covid 19 hingga saat ini. Hal ini sesuai dengan tema HUT ke-44 yaitu ‘Sinergi Pasar Modal Bagi Pemulihan Ekonomi’, yang mengusung semangat untuk memulihkan kesehatan masyarakat, yang diharapkan dapat memberikan dampak bagi pertumbuhan ekonomi d Indonesia. Beberapa kegiatan yang dilakukan antara lain sentra vaksinasi, donor darah dan donor plasma konvalesen, gerakan oksigen untuk Indonesia, pemberian bantuan kepada tenaga pemulasaraan jenazah COVID-19, pemberian santunan kepada ahli waris tenaga kesehatan, bantuan untuk rumah sakit darurat Covid 19 serta kantong darah dan freser kepada Palang Merah Indonesia (PMI).
Berdasarkan kegiatan yang telah direncanakan, hingga akhir Desember 2021, total dana yang sudah digelontorkan pasar modal dalam rangka HUT ke-44 untuk kegiatan CSR dalam penanganan dan pencegahan pandemi Covid 19 mencapai Rp 53,19 miliar untuk berbagai bentuk kegiatan. Antara lain pelaksanaan vaksinasi sebanyak lebih dari 500 ribu orang di 91 lokasi yang tersebar di 18 Provinsi, kegiatan donor darah yang telah berhasil mengumpulkan sekitar 15.301 kantong darah dan 219 kantong darah plasma.
Kemudian santunan kepada 333 ahli waris tenaga kesehatan, dan pemberian makan siang rutin kepada 390 tenaga pemakaman umum. Kegiatan juga dilaksanakan dalam bentuk dukungan penyediaan alat-alat kesehatan seperti tabung oksigen dan oksigen konsentrator ke rumah sakit dan puskesmas, termasuk juga ambulan darat dan laut. Secara khusus,bantuan juga telah disalurkan melalui Pusat Analisis Determinan Kesehatan (PADK) – KEMENKES dalam bentuk oksigen konsentrator dan oximeter senilai hampir Rp2 miliar
Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq mengatakan pemberian mobil ambulans ini sangat bermanfaat untuk kebutuhan operasional di Rumah Sakit. Terutama mendukung percepatan mobilisasi pasien Covid 19, khususnya untuk Rumah Sakit yang baru terbentuk seperti RSUD Kesesi. Sebelumnya sudah ada dua RSUD di Kabupaten Pekalongan, yaki RSUD Kajen dan RSUD Kraton.
Dengan adanya rumah sakit baru ini, pelayanan kesehatan gratis untuk masyarakat Pekalongan bakal semakun bagus.
”Semoga dengan pemberian bantuan dari pasar modal untuk kabupaten Pekalongan, dapat memberikan banyak manfaat khususnya untuk masyarakat Pekalongan dan berkah untuk pasar modal.” kata Bupati.
Direktur RSUD Kesesi, dr Ryan Ardana menyambut baik bantuan transportasi berupa ambulans dari SRO untuk RSUD Kesesi dan hal ini sangat diapresiasi. Pastinya ambulans ini sangat bermanfaat untuk penangangan operasional di RSUD Kesesi yang baru diresmikan dan ini diluar ekspektasinya. Kendaraan operasional ini menurutnya yang terbaik di Kabupaten Pekalongan karena dilengkapi dengan mini ICU.
”Kami berharap langkah kerjasama seperti ini dapat diikuti oleh banyak perusahaan dan instansi lainnya,” paparnya.
Demikian juga yang dikatakan Ketua DPRD Pekalongan, Hindun, sangat berterimakasih atas support dari pasar modal kepada RSUD Kesesi Pekalongan yang baru diresmikan. Dengan pemberian mobil ambulans yang sangat lengkap fasilitasnya, dan pastinya sangat bermanfaat untuk melayani masyarakat di Pekalongan. Semoga pasar modal Indonesia senantiasa tumbuh dan berkembang dan berperan penting dalam peningkatan perekonomian Indonesia. (PO5-Red)

BERITA LAINNYA