Take a fresh look at your lifestyle.

Miris, Rumah Berlantai Dua di Brebes Ini Terima PKH

- Akhirnya Mengundurkan Diri

BREBES – Pemilik rumah berlantai dua, di Desa Ciputih, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes ini, ternyata mendapatkan bantuan sosial dari Program Keluarga Harapan atau PKH. Padahal bantuan yang digelontorkan pemerintah itu diperuntukan bagi warga tidak mampu.

Keberadaan warga pemilik rumah berlantai dua yang mendapatkan PKH ini, sempat viral di media sosial. Kondisi ini menjadi potret bantuan sosial yang ternyata masih salah sasaran. Apalagi tetangga di rumah berlantai dua yang kondisinya minus, justru tidak mendapat bantuan PKH.

Adanya warga pemilik rumah berlantai dua mendapatkan PKH ini, terkuak setelah petugas pendamping bersama pihak desa melakukan labelisasi di rumah-rumah penerima bantuan PKH. Dalam labelisasi ini, setiap penerima PKH rumahnya ditulisi Rumah Warga Prasejahtera atau Miskin Penerima PKH, dengan cat semprot.

Rumah berlantai dua penerima PKH itu, diketahui milik Surya. Kondisi rumahnya nampak baru dan kokoh. Sementara rumah tetangganya hanya berupa semipermanen. Surya, pemilik rumah mengaku, dirinya mendapat PKH karena saat pendataan rumahnya belum dibangun. Namun saat rumahnya sudah dibangun, petugas pendamping belum mencoret dari daftar penerima PKH. Sehingga, tetap mendapatkan bantuan tersebut. “Saat dilabelisasi, yang ada cuma istri saya. Saya lagi di luar kota. Kalau saya ada ya pasti akan dipertimbangkan untuk mundur. Tapi, sekarang saya sudah mundur,” ujarnya.

Sementara Kades Ciputih Slamet Beco keoada wartawan mengatakan, awalnya ada sebanyak 380 kepala keluarga yang menerima PKH. Namun setelah dilakukan labelisasi, sebanyak 30 kepala keluarga mengundurkan diri. Akan tetapi, masih banyak warga yang sudah mampu, belum mengundurkan diri. “Saat awal adanya program PKH, data dari pusat yang diterima sudah sesuai dan semua warga layak menerima. Ini 9 tahun lalu. Namun setelah adanya perkembangan, banyak warga yang ekonominya mapan, termasuk Surya,” jelasnya.

Terpisah, Koordinator PKH Kabupaten Brebes, Fatah El Zaman mengatakan, saat ini pemilik rumah berlantai dua yang mendapatkan PKH sudah mengundurkan diri. Itu dari hasil assesmen pendamping setempat. Selain itu, ada empat warga lainnya yang memiliki rumah megah juga mengundurkan diri. Upaya menyadarkan warga yang mampu untuk mengundurkan diri, sebenarnya sudah lama dilakukan pendamping. Namun warga penerima tidak mau mundur. Setelah hal ini viral di media sosial, mereka baru mau mengundurkan diri.

“Petugas pendamping sebenarnya sudah lama membujuk penerima yang ekonominya sudah mampu mengundurkan diri, tetapi kembali ke mental masing-masing. Namun setelah dilakukan pendekatan, penerima pemilik rumah lantai dua sudah mengundurkan diri. Termasuk 4 penerima lain yang saat ini sudah mampu secara ekonomi,” pungkasnya.

(setiawan-red2)

BERITA LAINNYA