Take a fresh look at your lifestyle.

KMBS Gelar Gerakan Pendidikan Desa

BATANG- Keluarga Mahasiswa Batang Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang (KMBS) menggelar Gerakan Pendidikan Desa (GPD) Jilid 11, baru-baru ini.

GPD yang bertemakan ” Tebar Asa dengan Aksi, Memberi Edukasi dengan Penuh Dedikasi ”, bertempat di Desa Mojotengah, Kecamatan Reban. Ketua Umum KMBS Periode 2021-2022, Tubagus Muhammad Hasanuddin Labbay mengatakan, GPD tahun ini menitikberatkan pada pendidikan terhadap masyarakat mengenai pentingnya pendidikan, baik formal maupun non-formal sebagai upaya peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).

” Kami berusaha menjembatani pemuda-pemudi Desa Mojotengah untuk menggapai pendidikan berkualitas dengan memberikan informasi beasiswa pendidikan,” ujarnya.

Menurut Tubagus, selain fokus pada pendidikan, GPD juga memfasilitasi pemateri ahli di bidang budidaya kopi untuk mengembangkan perekonomian masyarakat, yaitu Burohim selaku Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat.

Program GPD yang dilaksanakan satu tahun sekali, pada jilid 11 ini tidak hanya terfokus sosialisasi pendidikan dan pelatihan budidaya kopi, tapi juga diisi dengan pengajian dan lomba antar Madrasah Diniyah (Madin) se-Desa Mojotengah, Kecamatan Reban dengan tujuan meningkatkan kualitas penduduk.

Ketua Pelaksana GPD jilid 11, Ulil Absor Ar Robbany menuturkan, kegiatan GPD terfokus pada pelajar dan sumber daya alam. Akan tetapi, bukan berarti meninggalkan kalangan lain dari lapisan masyarakat muda maupun tua. Rencana selanjutnya akan ada follow up dari KMBS, khususnya pada program pendidikan.

” Kami akan berusaha memfasilitasi setiap siswa yang semangat untuk melanjutkan studi,” katanya.

Kepala Desa Mojotengah, Darwanto mengucapkan terima kasih kepada KMBS karena telah membantu meningkatkan kualitas penduduk Desa Mojotengah. Semangat pendidikan Desa Mojotengah memang dapat dikatakan sangat kurang, dikarenakan faktor ekonomi dan transportasi menuju sekolah mereka sangat jauh.

” Banyak dari mereka yang memilih pernikahan dini dan bekerja untuk melangsungkan hidup,”ungkap Darwanto. (P10)

 

BERITA LAINNYA