Take a fresh look at your lifestyle.

Kinerja PTSL Kota Pekalongan Peringkat I se-Jateng

PEKALONGAN, smpantura.com-Capaian kinerja Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Kota Pekalongan per 1 Februari 2022 meraih peringkat pertama se-Jawa Tengah dengan nilai 100. Keberhasilan pencapaian kinerja PTSL tersebut berkat kerja sama Kantor Pertanahan Kota Pekalongan dengan perangkat kelurahan, kecamatan, masyarakat dan Pemkot Pekalongan.

“Keberhasilan ini hasil kerja keras kita semua. Kami dibantu perangkat kelurahan, kecamatan, masyarakat dan Pemkot Pekalongan. Kita harus bahu membahu menyelesaikan PTSL,” terang Kepala Kantor Pertanahan Kota Pekalongan Retna Kustiyah.

Hal itu disampaikannya pada Sosialisasi PTSL serta Pengangkatan Sumpah Panitia Ajudikasi PTSL dan Satuan Tugas Kantor Pertanahan Kota Pekalongan di Ruang Amarta Setda Kota Pekalongan, Rabu (2/2).

Tahun 2021, Kantor Pertanahan Kota Pekalongan telah menyelesaikan 3.145 sertifikat tanah program PTSL yang ditargetkan. Sementara itu, pada tahun 2022, sebanyak 2.500 bidang tanah ditargetkan didaftarkan melalui program PTSL.

Menurut Retna, 2.500 bidang tanah tersebut dialokasikan di delapan kelurahan di tiga kecamatan di Kota Pekalongan. Yakni Kelurahan Medono, Pasirkratonkramat, Bendan Kergon (Kecamatan Pekalongan Barat) serta Kelurahan Poncol dan Kalibaros (Kecamatan Pekalongan Timur). Selain itu, Kelurahan Kuripan Kertoharjo, Buaran Kradenan dan Banyurip (Kecamatan Pekalongan Selatan). “Saya berharap tahun 2022 bisa sukses seperti tahun 2022,” sambungnya.

Lebih lanjut Retna mengatakan, hingga saat ini tinggal 3 persen bidang tanah yang belum terdaftar. Ia berharap 3 persen bidang tanah tersebut bisa dibebaskan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). “Di Jateng ada 14 daerah yang membebaskan BPHTB,” tambahnya.

Sementara itu, terkait pengangkatan sumpah Panitia Ajudikasi PTSL dan Satuan Tugas Kantor Pertanahan Kota Pekalongan, Retna meminta semua bekerja dengan penuh semangat dan bertanggung jawab. Mereka diharapkan bisa menyelesaikan PTSL 100 persen pada pertengahan tahun.

“Saya berharap semua akan bekerja keras, kemudian dari kelurahan menyampaikan data yang benar sehingga akan mencegah sengketa di kemudian hari dan berkas yang disampaikan sesuai kondisi di lapangan,” harapnya.

Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid mengatakan, Pemkot Pekalongan siap bersinergi dan bekerja sama demi kelancaran dan percepatan program PTSL. Karena pemerintah daerah dituntut untuk mempercepat proses PTSL tersebut.

Ia meminta kepada perangkat kelurahan dan kecamatan untuk menginventarisir bidang tanah warga dengan sebenar-benarnya. “Saya minta agar diinventarisir betul, jangan sampai muncul permasalahan sengketa tanah di kemudian hari,” pesannya. (P12-Red)

BERITA LAINNYA