Take a fresh look at your lifestyle.

Keren! Siswa Kelas Bilingual SMP Ihsaniyah Torehkan Prestasi

Juara Story Telling English Competition

TEGAL, smpantura.com – Siswa Kelas Bilingual SMP Ihsaniyah Kota Tegal, Ghathfaan Ahnaf Al Firas (14) berhasil menorehkan prestasi membanggakan.

Putra pertama pasangan Mokhamad Irfangi dan Irly Dewi Sinthawati ini keluar sebagai Juara I Story Telling English Competition yang digelar salah satu SMK, Kamis (10/2) lalu.

Dalam lomba yang diikuti peserta SMP negeri/ swasta se-Kota dan Kabupaten Tegal itu, Ghathfaan (14) membawakan cerita berjudul Little Red Riding Hood yang mengisahkan tentang seorang lelaki pemberani.

Kepada smpantura.com, Ghathfaan mengaku bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada kedua orang tua, kepala sekolah, serta guru yang telah memberikan bimbingan.

“Bukan kita yang hebat, tetapi Allah yang memudahkan,” ungkap Ghathfaan saat ditemui di SMP Ihsaniyah, didampingi Guru Pembina Nunung Widiyawati dan Siti Teguh Ramandani, Selasa (15/2).

Sementara, Kepala SMP Ihsaniyah, Bambang Setyawan mengucapkan selamat kepada Ghathfaan dan menyampaikan terima kasih kepada guru pembina serta orang tua Ghathfaan.

Menurut Bambang, sudah sewajarnya siswa Kelas Bilingual SMP Ihsaniyah unggul dalam perlombaan berbahasa Inggris. SMP Ihsaniyah merupakan satu-satunya sekolah di Tegal Raya, yang memiliki Kelas Bilingual.

“Alhamdulillah, setiap perlombaan berbahasa asing SMP Ihsaniyah selalu mewarnai dan menjadi juara,” ujarannya.

SMP Ihsaniyah, lanjut Bambang, ditunjuk kementerian sebagai Sekolah Umum Berbasis Pesantren. Selain Kelas Bilingual, SMP Ihsaniyah juga membuka Program Boarding School dan Kelas Intensive.

Selain itu, masih kata Bambang, SMP Ihsaniyah telah dinobatkan Sekolah Model Terbaik Tingkat SMP Negeri dan Swasta di Kota Tegal dan meraih penghargaan sebagai Sekolah Adiwiyata Tahun 2021.

“Kita memperoleh akreditasi A dengan nilai 96 atau nilai tertinggi dan meraih Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Award 2019 dari Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Tengah. Kita juga sudah menggunakan layar sentuh atau touchscreen untuk pembelajaran, menggantikan papan tulis,” tutupnya. (T03-red)

BERITA LAINNYA