Take a fresh look at your lifestyle.

Kerap Krisis Air, Tiga Gapoktan di Kedungbanteng Terima Pompa Air Submersible

SLAWI, smpantura.com – Sejumlah desa di Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal kerap dilanda krisis air, baik air bersih maupun air untuk pertanian. Atas keprihatinan tersebut, PT PLN (Persero) UP3 Tegal menyalurkan bantuan pompa air submersible kepada tiga Gapoktan di Kecamatan Kedungbanteng. Tiga Gapoktan tersebut, yakni Karya Tani Desa Sumingkir, Subur Makmur Desa Kedungbanteng dan Marga Makmur Desa Kebandingan.

Bertempat di lahan pompa Gapoktan Subur Makmur Desa Kedungbanteng, bantuan secara simbolis diberikan oleh Manager PLN UP3 Tegal, Suparje Wardiyono yang didampingi oleh Tim TJSL kepada Kelompok Tani yang didampingi oleh Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Tegal Drs Dadang Darusman MM, Camat Kedungbanteng Harto Prabowo SSos dan para petani dari tiga Gapoktan tersebut.

“Bantuan ini sejalan dengan semangat PLN untuk melistriki lahan pertanian yang kami sebut dengan Electrifying Agricultrure. Diharapkan ini dapat menjadi contoh bagi kelompok tani yang lain untuk menggunakan listrik dalam usaha taninya. Dimana penggunaan listrik ini tentunya dapat menghemat biaya serta meningkatkan produktivitas pertanian,” kata Suparje.

Dikatakan, Kecamatan Kedungbanteng merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Tegal dengan dominasi pertanian dan perkebunan sebagai mata pencaharian. Sumber air irigasi yang digunakan adalah Waduk Cacaban. Adanya pendangkalan waduk dan juga kerusakan pada JITUT (Jaringan Irigasi Terpadu Usaha Tani) berdampak pada tidak tercukupinya kebutuhan air untuk pertanian dan perkebunan di beberapa desa yang berdampak pada penurunan produktivitas lahan.

“Untuk membantu masyarakat meningkatkan produktivitas hasil pertanian, PLN memberikan bantuan berupa pompaninsasi menggunakan pompa submersible yang mencakup pengeboran, pompa, pipa, rumah pompa hingga pasang baru dan instalasi listrik,” terangnya.

Atas bantuan ini, Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Tegal, Dadang Darusman mengungkapkan apresiasinya kepada PLN.

“Apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan kepada PLN Peduli atas bantuan yang diberikan. Harapannya jumlah panen meningkat dari dua kali menjadi tiga kali per tahun. Saya berpesan kepada petani untuk bersama-sama menjaga dan merawat bantuan ini agar bermanfaat jangka panjang ” ucapnya saat memberikan sambutan.

Dengan bantuan itu, lanjut dia, diharapkan akan mengurangi jumlah lahan yang terkendala kekurangan air pada musim sadon (April-September). Selain itu, diharapan dapat meningkatkan produktivitas tanaman pangan dan index pertanian. Tak hanya untuk pertanian, air yang dihasilkan dari pompa di Desa Kedungbanteng ini juga dapat dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari di musim kemarau.

Abdurochim, perwakilan Gapoktan Subur Makmur menyampaikan ungkapan terima kasihnya untuk PLN.

“Terima Kasih PLN, saya merasa terbantu. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat bagi petani khususnya Gapoktan Subur Makmur dan mudah-mudahan PLN semakin jaya,” pungkasnya. (T05-Red)

BERITA LAINNYA