Take a fresh look at your lifestyle.

Percepat Vaksinasi, Binda Jateng Terapkan Strategi Door To Door

KAJEN – Dalam mempercepat capaian vaksinasi di wilayah kerjanya, Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah, tetap menerapkan pelaksanaan vaksinasi massal secara door to door(DTD). Untuk kegiatan Sabtu (19/02), sasarannya vaksinasi massal anak usia 6-11 tahun dan Masyarakat di Kabupaten Pekalongan, Kota Magelang, dan Kabupaten Kebumen dengan target peserta sebanyak 5.000 dosis.

”Dengan menerapkan vaksinasi secara DTD, baik anak maupun masyarakat umum, harapan kami untuk mempercepat vaksinasi sehingga aktivitas masyarakat bisa segera normal kembali,” kata Kepala BIN Daerah (Binda) Jawa Tengah, Brigjen TNI Sondi Siswanto dalam press rillisnya.

Kemudian program vaksinasi kali ini, Binda Jateng mendirikan tiga sentra yaitu vaksinasi anak usia 6 – 11 tahun di Kabupaten Pekalongan, Kota Magelang, dan Kabupaten Kebumen dengan target 2.900 dosis. Berikutnya vaksinasi lanjutan atau Booster untuk masyarakat umum di Kota Magelang dengan target 800 orang tervaksinasi.

Sedangkan untuk DTD, targetnya sebanyak 1.300 dosis yang di laksanakan di Kabupaten Pekalongan dan Kota Magelang dengan tujuan agar masyarakat yang tidak bisa melaksanakan vaksinasi kelokasi bisa segera di tervaksin. Pelaksanaan kegiatan ini akan terus Binda Jateng laksanakan guna mendukung program pemerintah dalam percepatan Vaksinasi di Indonesia.

Selanjutnya dijelaskan, masing-masing orang memiliki respon yang berbeda terhadap Covid 19 dan sebagian besar orang yang terpapar virus akan mengalami gejala ringan hingga gejala serius. Adapun untuk gejala Covid-19 vatrian batu yakni Omicron, terbilang ringan tapi angka penularan terbilang begitu cepat.

”Untuk itu pemerintah tetap merekomendasikan penerapan protokol kesehatan yang ketat agar fasilitas kesehatan tidak dibanjiri pasien Covid,” tegasnya.

Terlebih, Pemerintah juga mengimbau masyarakat Indonesia untuk tidak termakan informasi tidak benar atau hoax. Ini semua sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo mengenai langkah dan upaya pemerintah Indonesia untuk menghindari disinformasi dan penyebaran berita hoax tentang vaksinasi Covid 19.

 

Kabupaten Pekalongan

Sementara itu, pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 dosis 2 di Kabupaten Pekalongan dipusatkan di SD Muhammadiyah Paesan, Kecamatan Kedungwuni. Meski pelaksanaannya di satu tempat, namun pelajar dari sekolah lain juga ikut menjadi peserta vaksinasi yang digelar Binda Jateng. Secara keseluruhan, sekitar 700 anak yang menjadi target dalam kegiatan yang disaksikan langsung Kepala Pos Daerah (Kaposda)BIN Kabupaten Pekalongan, Bambang Purwadi bersama jajajarannya.

Kepala SD Muhammadiyah Paesan, Kedungwuni, M Azam Anggoro mengaku senang dengan terselenggaranya vaksinasi anak di tempat kerjanya. Tentu saja setelah mendapat vaksin dosis 2, anak didiknya semakin kebal dari segala penyakit, utamanya dari covid 19. Apalagi saat ini pandemi covid kembali marak, semoga siswa siswinya bisa terhindar dari virus tersebut maupun penyakit lain.

”Kami juga berdoa semua dengan adanya vaksin dosis 2, keadaan menjadi normal dan pelaksanaan pembelajaran tatap muka bisa 100 persen,” tandas dia.

Selanjutnya dia mengucapkan terimakasih kepada Presiden RI dan Kepala BIN Pusat yang telah menyelenggarakan vaksinasi massa bagi pelajar atau anak usia 6-11. Kegiatan seperti ini sangat membantu anak anak usia sekolah mulai TK hingga SD untuk membentengi kekebalan tubuh terhadap segala penyakit.(PO5-Red)

 

BERITA LAINNYA