Take a fresh look at your lifestyle.

Kejaksaan Kabupaten Pekalongan Gelar Goes To Campus

KAJEN – Bulan ini, Kejaksanaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pekalongan menggelar kegiatan bertajuk Jaksa Masuk Kampus atau Jaksa Goes To Campus. Untuk pagi ini, kegiatan berlagsung di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, tepatnya Aula Lantai 3, Kampus IAIN Pekalongan. Hadir dalam kegiatan itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Pekalongan, Abun Hasbullah Sambas didampingi Kasi Intel, Adi Candra , Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama IAIN Pekalongan, Mukhlis, dan jajarannya.

Mengiingat masih ada pandemi covid 19, maka pelaksanaan kegiatan tersebut tetap mengacu pada protokol kesehatan. Jumlah peserta atau mahasiswa yang datang dibatasi sekitar 50 orang. Kemudian semua peserta maupun yang datang ke tempat itu wajib mengenakan masker.

Dalam kesempatan itu, kajari mengatakan pentingnya memperkenal institusi Kejaksaan di semua kalangan terlebih dunia kampus. Pasalnya, selama ini banyak orang takut apabila datang ke kantor kejaksaan. Supaya masyakat tidak takut atau menjadi momok dengan pihak kejaksaan, dirinya sampai menegaskan apabila anda datang ke kantor kejaksaan enggak perlu takut dan tidak akan terluka sedikitpun.

‘’Selama ini banyak yang beranggapan kantor kejaksaan merupakan momok bagi beberapa kalangan,’’ tegas dia.

Maka dari itu, dengan adanya program Jaksa Goes To Campus dapat mengubah persepsi tersebut. Selain itu mahasiswa menjadi tahu akan tugas pokok dan fungsi dari Kejaksaan Republik Indonesia secara umum. Saat acara berlangsung, Abun memperkenalkan institusi Kejaksaan RI kepada mahasiswa IAIN Pekalongan secara spesifik tentang

Kemudian dia juga menjelaskan tentang bahaya Tindak Pidana Korupsi, yang terus diupayakan untuk diberantas habis oleh Penegak Hukum. Penjelasan tersebut baik norma hukum yang diatur dalam UU maupun realitas penegakan hukum (pencegahan dan pemberantasan).

‘’Saya mengajak para mahasiswa untuk turut serta menjadi pelopor sebagai orang yang patuh terhadap hukum. Apabila dimungkinkan, bersama-sama mencetuskan ide kampung sadar hukum,’’katanya.

Sedangkan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama IAIN Pekalongan, Mukhlisin mengatakan kegiatan itu merupakan program yang sangat strategis. Sebab Jaksa Masuk Kampus merupakan  bagian dari literasi hukum dan kejaksaan sehingga mahasiswa bisa mendapatkan pemahaman yang utuh tentang kejaksaan sekaligus wawasan hukum yang perlu diketahui oleh mereka. Bukan hanya mahasiswa syariah maupun hukum, tapi mahasiswa di luar fakultas itu juga punya kesadaran hukum.

Dalam hal ini bertanggung jawab menyosialisikan hukum ke masyarakat lewat jalur pengabdian masyarakat, penelitan dan lainnya. Menindaklanjuti kerjasama dengan kejaksaan, diagendakan dilakukan kesepakatan bersama atau MOU.  Menurutnya, kerjasama ini dilakukan lantaran kejaksaan merupakan lembaga negara yang punya kewajiban moral untuk saling membesarkan kampus. (PO5- Red)

BERITA LAINNYA