Take a fresh look at your lifestyle.

Kabupaten Tegal Bakal Jadi Central Kopi di Indonesia

SLAWI, smpantura.com – Ratusan ribu pohon kopi akan ditanam di lahan milik Perhutani KPH Pekalongan Barat tepatnya di Desa Dukuhtengah, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal. Penamanam pohon kopi itu hasil kerjasama KPH Pekalongan Barat dengan PT Dirly Makmur Putra Syukur dalam pemanfaatan lahan di bawah tegakan seluas 178,8 hektare.

Penandatangan MoU itu dilakukan dalam acara Syukuran dan Peresmian Petak Unit Bisnis (PUB) kerjasama KPH Pekalongam Barat dengan PT Dirly Makmur Putra Syukur di Desa Dukuhtengah, Kecamatan Bojong, Selasa (10/5). Selain peresmian, juga dilakukan penanaman pohom secara simbolis oleh Komisaris PT Dirly Makmur Putra Syukur, Sudirman SE. Hadir dalam kegiatan itu, ADM KPH Pekalongan Barat Ir Gunawan Catur HR MP bersama jajarannya, Muspika Bojong, pengurus LMDH dan masyarakat sekitar.

ADM KPH Pekalongan Barat, Gunawan Catur mengatakan, kerjasama itu mendasari hasil getah di wilayah tersebut terus menurun. Hal itu membuat pendapatan masyarakat sekitar juga berkurang. Oleh karenanya, KPH Pekalongan Barat menjalin kerjasama dengan pihak lain dalam pemanfaatan lahan dan pemberdayaan masyarakat sekitar.

“Kami bekerjasama dengan PT Dirly Makmur Putra Syukur untuk pemanfaatan lahan. Rencananya lahan di bawah tegakan itu ditanam pohon kopi,” katanya.

Komisaris PT Dirly Makmur Putra Syukur, Sudirman SE menjelaskan, kerjasama pemanfaatan lahan di bawah tegakan berlangsung sekitar 25 tahun. Lahan seluas 178,8 hektare itu, akan ditanam pohon kopi dengan jumlah sekitar 283 ribu batang. Penanaman pohon itu berlangsung secara bertahap dalam beberapa tahun kedepan.

“Saat ini, kami tengah membangun infrastruktur menuju lahan yang akan ditanam kopi,” ujarnya.

Ditambahkan, selama proses awal hingga produksi kopi, pihaknya memberdayakan masyarakat Desa Dukuhtengah, Desa Rembul dan desa sekitar di Kecamatan Bojong. Sekitar 100 orang lebih akan ikut memelihara tanaman tersebut. Diharapkan, penanaman pohon kopi ini bisa membantu masyarakat sekitar dan memunculkan produk kopi asli Kabupaten Tegal. Hingga kini, tanaman kopi yang akan ditanam jenis robusta dan arabica.

“Kami tengah mencari bibit kopi lokal yang berkualitas. Ini akan jadi produk lokal yang bisa menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Tegal,” pungkasnya. (T05-Red)

BERITA LAINNYA