Take a fresh look at your lifestyle.

Kabar Baik, Fatalitas Covid-19 Jenis Omicron Lebih Rendah

SLAWI, smpantura.com – Virus Covid-19 varian Omicron dinilai efeknya lebih rendah dibandingkan varian Delta. Hal itu terlihat pada pasien yang dirawat di RSUD Dr Soeselo Slawi, Kabupaten Tegal yang tidak seinvasif saat varian Delta. Namun demikian, RSUD Soeselo telah menyiapkan 154 tempat isolasi bagi pasien Covid-19.

“Pada minggu kedua Februari, RSUD Soeselo merawat sekitar 56 pasien positif Covid-19. Kabar baiknya adalah fatalitas Omicron lebih rendah, jadi mereka yang dirawat di RS tidak seinvasif saat varian Delta,” kata Wakil Direktur Pelayanan RSUD dr. Soeselo Kabupaten Tegal dr. Titis Cahyaningsih, MMR saat Bincang Kreatif di Radio Slawi FM, Selasa (15/2).

Dikatakan, dalam dua minggu belakangan ini kenaikan kasus positif Covid-19 lumayan tinggi. Positif rate dari sampel yang diperiksa yaitu 48 persen. Artinya dari sekian sampel yang diperiksa hampir separuhnya positif. Selain itu, ia juga menjelaskan tentang ketersediaan ruangan di RSUD dr. Soeselo untuk menerima pasien Covid-19. Ada sekitar 154 tempat tidur untuk pasien Covid-19, namun saat ini yang terpakai baru beberapa ruangan.

“Jika terjadi lonjakan pasien Covid-19, RSUD Soeselo siap untuk merawat pasien karena ruang isolasi sudah disiapkan,” ujarnya.

Ketua Tim Covid-19 RSUD Dr Soeselo, dr Mohamad Irpan Sp.P yang juga hadir dalam Bincang Kreatif dengan tema ‘Kesiapan Rumah Sakit Dalam Menghadapi Lonjakan COVID-19 dan Layanan Baru RSUD Dr Soeselo Slawi, menjelaskan, prosedur isolasi mandiri yang harus dilakukan oleh pasien positif Covid-19 sesuai dengan prosedur yang ditulis oleh Kementrian KesehatanKesehatan. Prosedurnya yaitu setelah mendapatkan hasil pemeriksaan PCR harus melakukan isolasi mandiri selama 5 hari. Jika masih bergejala diwajibkan untuk melakukan pemeriksaan kembali.

“Pasien yang tidak bergejala harus melakukan isolasi mandiri selama 10 hari,” terangnya.

Ditambahkan, berdasarkan Surat Edaran Direktur RSUD Dr Soeselo Slawi Nomor : 445/05.01/2534, beberapa kebijakan yang dilakukan oleh RSUD Soeselo, diantaranya pasien Covid-19 tidak diperkenankan ditunggu atau dibesuk oleh keluarga pasien. Lalu, pasien dan pengunjung sebelum memasuki RS harus melakukan Scan QR Code Peduli Lindungi dan mewajibkan vaksin bagi pasien yang belum melakukan vaksin. (T05-Red)

BERITA LAINNYA