Take a fresh look at your lifestyle.

Jelang PSBB Tegal, Bantuan Dermawan Terus Mengalir

* PT Asaputex Bantu Ribuan Masker dan Hand Sanitizer

TEGAL – Menjelang pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Tegal pada Kamis (23/4), bantuan dari berbagai dermawan terus mengalir. Seperti yang dilakukan pengusaha Sarung Goyor, Jamaludin Ali Alkatiri.

Pengusaha tekstil, Sarung Goyor ATBM dan berbagai perlengkapan ibadah kelas ekspor itu, memberikan bantuan berupa 2.000 masker kain, 250 pace shield (masker pelindung muka), dan 100 botol hand sanitizer.
Bantuan disalurkan melalui Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah, yang akan diteruskan untuk warga Kota Tegal yang kini tengah waspada dan jaga diri agar tak tertular virus korona.

”Bantuan ini bisa digunakan untuk aparat keamanan seperti personel Polres Tegal Kota yang siaga 24 jam. Juga ke masyarakat lainnya. Nanti teknisnya biar Polres Tegal Kota yang menyalurkannya,” terang Jamaludin Ali Alkatiri.

Dia yang juga Direktur Utama PT Asaputex Jaya Tegal mengatakan, ribuan karyawan di perusahaannya yang selama ini mahir menjahir sarung, sorban dan sobaiah, juga telah membuat lebih dari 10.000 masker kain berbahan sarung goyor.

Bahan kain sarung itu dinilainya lebih lembut, halus dan nyaman, karena menggunakan benang nonsintesis, serta diproses menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM). Warna dan corak yang buat, pun jauh lebih menarik dibanding yang dijual dipasaran luas.

Peran Polwan

Jamal, sapaan akrab pengusaha eksportir sarung khas Tegal itu mengungkapkan, tersebarnya masker kain berbahan sarung goyor, juga berkat peran Polwan Polres Tegal Kota.

Karena beberapa hari sebelumnya, dalam rangka memperingati Hari Kartini dan penerapan PSBB, para polwan markas kepolisian itu, ramai-ramai mendatangi perusahaannya yang berada di Jl Gajah Mada Kota Tegal.

Dipimpin langsung Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah SSi, para polwan itu langsung diterjunkan untuk menjahit sendiri untuk membuat masker kain berbahan kain sarung tersebut.

Mereka membuat lebih dari 1.000 masker kain berbahan sarung khas Tegal, dan dibagikan secara cuma-cuma ke masyarakat luas.

Jamal menyambut baik semangat para polwan markas kepolisian itu. Bahkan dia menyediakan bahan baku, berapa pun yang dibutuhkan.

Pihaknya memiliki bahan baku tersebut cukup banyak. Mengingat sarung goyor yang diproduksi pabriknya, juga ada yang diproduksi warga Kota dan Kabupaten Tegal, melalui sistem kemitraan.

”Jadi untuk pembuatan sarung goyor, kami beri bahan baku seperti benang dan pewarna, selanjutnya warga dengan mesin ATBM milik warga sendiri membuat kain sarung. Motifnya juga sudah sesuai arahan teknisi dan desainer kami. Sarung ini kemudian, bersama produksi pabriknya diekspor ke sejumlah negara di Afrika Selatan, Afrika Utara dan kawasan Timur Tengah,” ucap dia.

Sementara itu, Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah SSi mengatakan, pihaknya sangat berterimakasih atas bantuan masker dan peralatan cuci tangan yang diberikan perusahaan tersebut.

”Semoga ini dapat memantik kemunculan bantuan dari dermawan lainnya. Bantuan ini akan kami salurkan ke masyarakat luas. Ya sambil sosialisasi, kami berikan masker dan hand sanitizernya ke warga,” ucap dia.(Riyono Toepra-red07)

BERITA LAINNYA