Take a fresh look at your lifestyle.

Ingin Mendaki Gunung? Ini Tips Bagi Pendaki Pemula

TEGAL, smpantura.com – Belakangan ini mendaki gunung tengah menjadi trend dikalangan anak muda di Indonesia. Bukan hanya sebagai sarana olahraga dan menikmati alam, kegiatan ini bahkan sudah menjadi fashion bagi para penikmat ketinggian. Banyaknya alternatif gunung di Indonesia, menjadikan kegiatan mendaki mudah dilakukan. Belum lagi pemandangan, dan cerita tentunya berbeda di setiap pendakian.

Tapi perlu diingat, persiapan yang matang sangat perlu dilakukan sebelum berkegiatan di alam bebas ini. Kali ini, Ketua Umum Mahasiswa Pecinta Alam Pancasakti (Mapakti) UPS Tegal, akan membagikan tips yang perlu dipersiapkan sebelum mendaki, terutama bagi para pendaki pemula. Persiapan ini jelas wajib hukumnya, agar selama mendaki bisa aman.

Persiapan pertama, tentukan gunung mana yang akan dituju. Ini merupakan syarat pertama yang harus dipenuhi, karena berbeda gunung maka beda pula persiapannya. Banyak referensi gunung untuk para pendaki di Indonesia, baik itu untuk pendaki pemula atau yang sudah berpengalaman. Selain menentukan gunungnya, juga harus mengenali sedikit tentang gunung yang akan didaki. Misalnya, dari tempat gunungnya, basecamp mana yang akan disinggahi, jumlah posnya ada berapa, dan medannya seperti apa.

“Sangat penting mengenal karakteristik gunungnya, jangan sampai mendaki tanpa pengetahuan dasar, mengenai gunung yang akan kita daki,” ucap Chevin Roy Bhafi, Ketua Umum Mapakti UPS Tegal, Senin (24/1/2022).

Hal itu, kaya dia, bertujuan agar ada pengetahuan dan persiapan yang lain, tentang gunung yang akan didaki. “Kenali juga kulture daerah gunung yang akan kita tuju, karena pada dasarnya kita hanya sebatas tamu. Jadi kita harus mematuhi aturan-aturan masyarakat setempat,” tambahnya.

Persiapan yang tak kalah penting lainya adalah peralatan. Dalam berkegiatan di luar ruangan (outdoor), sangat perlu membawa peralatan yang sesuai, dan layak. Banyak kejadian yang tidak diinginkan di gunung, disebabkan para pendaki mengabaikan peralatan yang dibawa. “Peralatan yang dibawa merupakan alat pengaman kita, selagi di atas ketinggian, jangan pernah membawa alat seadanya,” tegas Chevin.

Untuk alat wajib yang harus dibawa para pendaki, lanjut dia, biasanya berupa tas carier, tenda, matras, jas hujan, cooking set, sleeping bag, flyseat, logistik, sepatu outdoor, P3K, dan alat penunjang kegiatan mendaki yang lain. Untuk para pendaki pemula, jangan khawatir terkait peralatan yang di bawa, karena sekarang sudah banyak toko outdoor yang menyewakan alatnya. Jadi tidak ada alasan untuk membawa alat seadanya.

“Setelah alat ready, persiapan kita selanjutnya adala budget atau uang saku,” ujar Chevin.

Menurut dia, budget Ini juga tak kalah penting, karena menyangkut untuk mempersiapkan segala kebutuhan di saat ingin mendaki. Terlebih lagi jika memang gunung yang ingin dituju lumayan jauh. Hitunglah secara perinci apa saja kebutuhan selama mendaki, dari mulai logistik yang akan di bawa, kendaraan yang akan digunakan, registrasi di base camp pendakian, menyewa peralatan yang kurang. Itu semua harus diperhitungkan secara matang.

“Saya sarankan bagi para pendaki pemula, atur kegiatan mendaki jauh-jauh hari. Ini tujuanya agar bisa mempersiapkan semuanya secara sempurna, khususnya masalah budget. Jangan coba-coba nekat mendaki, dengan budget yang sangat minim, tentunya itu tidak direkomendasikan,” terangnya.

Terakhir yang perlu disiapkan, lanjut Chevin, ialah kondisi fisik dan kesehatan. Ini sangat perlu diperhatikan, sebelum dan ketika mendaki. Jangan terlalu memaksakan diri ketika kondisi tubuh sedang tidak sehat. Sebelum aktivitas mendaki disarankan untuk melakukan olahraga rutin. Ink penting untuk menjaga kesehatan, belum lagi untuk mengjadapi kondisi alam yang tidak menentu.

“Memang benar, kondisi cuaca di alam nanti tidak tahu seperti apa. Tugas kita hanya mempersiapkan ketahanan tubuh kita, agar bisa maksimal ketika melakukan pendakian”, ujar Chevin.

Ketika sudah di jalur pendakian, sambung dia, jangan tergiur dengan pemandangan yang disajikan, tetap lihat kondisi fisik dan kesehatan. Puncak hanyalah bonus, yang terpenting bagaimana bisa sampai rumah dengan selamat kembali. Jangan lupa juga, beberapa pendakian gunung di Indonesia, sudah menerapkan aturan, dimana para pendaki wajib menyerahkan surat kesehatan sebelum melakukan pendakian

“Syarat ini masih sebatas syarat dasar untuk mengawali kegiatan pendakian, perlu ada bimbingan dan arahan lebih banyak lagi dari para pendaki senior. Jadi, jangan pernah takut untuk mencoba mendaki gunung, karena, akan banyak cerita setelahnya,” pungkas dia. (Imron-tpkl-red)

BERITA LAINNYA