Take a fresh look at your lifestyle.

Hari Keempat, Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Cisanggarung Masih Nihil

BREBES, smpantura.com – Upaya tim SAR gabungan dalam pencarian korban tenggelam di Sungai Cisanggarung, hingga hari keempat Minggu (23/1/2022), masih nihil. Selain melakukan penyisiran di alur sungai, tim SAR juga melakukan penyisiran lewat darat, di tanggul sungai.

SAR gabungan dari TNI/Polri, termasuk dari Polairud Polda Jabar, Basarnas, BPBD, relawan dari Kabupaten Brebes dan Kabupaten Cirebon ini, dalam pencarian kali ini, juga kapal nelayan. Sedikitnya lima perahu karet juga diterjungkan dalam penyisiran di hari keempat ini.

Kanit Reskrim Polsek Losari Brebes, Iptu Tasudin, Minggu (23/01) sore mengatakan, proses pencarian tim SAR gabungan belum membuahkan hasil karena terkendala arus sungai yang deras. Kondisi arus sungai yang deras sudah terjadi dalam dua hari ini.

“Sudah dua hari ini, Sungai Cisanggarung sangat deras arus sungainya. Ini menyebabkan regu penolong kesulitan melakukan pencarian hingga ke dasar sungai, termasuk upaya penyelaman,” ungkapnya.

Menurut dia, proses pencarian dihentikan sementara, karena hari sudah petang. Pencarian korban akan dilanjutkan besok pagi, Senin (24/01) pagi. “Kami minta doanya masyarakat agar tim SAR gabungan yang melakukan pencarian, bisa segera menemukan jasad Rooyan,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Seperti diberitakan sebelumnya, seorang anak dilaporkan tenggelam di Sungai Cisanggarung, yang menjadi batas wilayah Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Barat, Kamis (20/1/2022), sekitar pukul 14.00. Korban diketahu bernama Rooyan (13), warga Desa Prapag Kidul RT/RW. 02, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. (T07-red)

BERITA LAINNYA