Take a fresh look at your lifestyle.

DPD Bapera Kabupaten Pekalongan Gelar Aksi Peduli Banjir

- Berikan Ratusan Paket Sembako ke Korban Banjir

KAJEN – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Pekalongan beberapa waktu lalu membuat sejumlah desa di wilayah itu dilanda banjir. Bahkan akibat musibah tersebut, ratusan warga harus mengungsi dan membutuhkan bantuan, terutama makanan dan obat obatan. Mengetahui hal tersebut, DPD Barisan Pemuda Nusantara ( Bapera) Kabupaten Pekalongan bertindak cepat dengan menggelar aksi peduli banjir.
Salah satu Ormas besar di Kota Santri ini langsung memberikan bantuan berupa paket sembako di sejumlah wilayah yang terkena banjir, yakni Desa Gebangkerep, Purwodadi Kecamatan Sragi. Kemudian korban banjir Desa Depok, Kecamatan Siwalan dan Kecamatan Tirto.
‘’Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian kami dengan masyarakat yang terkena musibah banjir. Makanya kami sengaja keliling ke sejumlah daerah untuk memberikan sumbangan sekaligus melihat langsung ke beberapa lokasi banjir,’’ tegas Ketua DPD Bapera Kabupaten Pekalongan, Ashraff didampingi sekretarisnya, M Asror yang sering disapa Ruben serta sejumlah pengurus lainnya, Selasa (8/2) siang.
Saat ini, sumbangan yang dibawanya pada hari ini memang tidak begitu banyak yakni 500 paket sembako dan obat-obatan. Sebab kegiatan ini terlalu mendadak sehingga untuk sementara jumlahnya masih minim. Mungkin pasca banjir, Insya Allah Bapera akan datang kembali untuk memberikan bantuan.
‘’Namun walau jumlah sedikit mudah mudahan bisa bermanfaat bagi masyarakat terdampak banjir,’’ tandas pelantun lagu ‘’Sarmila‘ kepada sejumlah wartawan.
Musibah banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Santri ini memang cukup memprihatinkan, namun demikian juga ada hikmahnya. Kenapa demikian? Selama lebih kurang delapan bulan Fadia Arafiq yang juga istrinya menjadi Bupati Pekalongan, belum mengalami banjir. Banjir sebesar ini baru kali pertama terjadi dan selama ini belum tahu penyebabnya.
Dengan mendatangi langsung ke lokasi banjir, sedikit banyak dirinya menjadi tahu penyebabnya sehingga nanti bakal disampaian ke Bupati Pekalongan. Semoga dari hasil keliling ke sejumlah lokasi, bisa mendapat tanggapan yang positif dan secepatnya ditindaklanjuti. Minimal dapat mengurangi dampak dari banjir dengan memperbaiki tanggul yang jebol dan kegiatan lainnya.
Sementara itu, Kades Gebangkerep, Kecamatan Sragi, Didi Madiyono mengatakan, dari sembilan Dukuh, enam diantaranya yang terendam banjir. Sedangkan banjir terhadi akibat luapan air Sungai Winong yang menuju ke pemukiman warga.
‘’Kami mengucapkan terimakasih kepada jajaran Bapera Kabupaten Pekalongan yang telah memberikan bantuan sembako kepada warga yang terdampak banjir,’’ katanya. (PO5-red)

BERITA LAINNYA