Take a fresh look at your lifestyle.

Dibangun 2020, Pagar SD Balapulang Kulon 3 Roboh

BALAPULANG, smpantura.com – Bangunan pagar SD Negeri Balapulang Kulon 3, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal roboh, Sabtu (5/2). Pagar yang dibangun pada tahun 2020, roboh akibat diterjang banjir. Banjir juga membuat ruang sekolah terendam air setinggi 1 meter.

“Waktu itu hujan deras mulai dari jam tiga sore sampai malam. Mungkin karena debit curah hujan tinggi, sehingga pagarnya tidak kuat dan roboh,” kata Kepala SDN Balapulang Kulon 3 Murkhaeni, Kamis (10/2).
Dijelaskan, pagar dengan tinggi sekitar 1,5 meter itu dibangun pada 2020 menggunakan APBD II Kabupaten Tegal. Total pagar keliling di bagian belakang SD panjangnya 40 meter. Sedangkan yang roboh sekitar 10 meter.
“Curah hujan yang sangat tinggi juga mengakibatkan seluruh ruangan di sekolah kebanjiran,” terangnya.
Di ruang perpustakaan, lanjut dia, ketinggian banjir mencapai 1 meter. Sedangkan di ruang kelas dan guru, ketinggian air bervariasi mulai dari 20 sampai 30 sentimeter. Terparah, di bagian belakang sekolah atau pagar keliling ketinggian banjir lebih dari 1 meter.
“Lokasi sekolah kami memang rendah, sehingga air hujan sering menggenang di lingkungan sekolah,” sambungnya.
Dia menyebut, dalam peristiwa itu memang tidak ada korban jiwa maupun luka. Hanya saja, pagar sekolah yang roboh telah menimpa dinding dapur rumah warga. Praktis, rumah tersebut rusak di bagian belakang.
“Banjir kali ini memang sangat parah. Ini baru terjadi. Tahun-tahun sebelumnya tidak pernah,” ujarnya.
Sejauh ini, Murkhaeni mengaku sudah melaporkan peristiwa itu kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melalui Koordinator Wilayah Kecamatan (KWK) Balapulang. Diharapkan, pagar yang roboh itu segera diperbaiki menggunakan anggaran dari pemerintah daerah.
“Semoga ada perhatian dari pemerintah untuk segera diperbaiki,” ucapnya. (T05-Red)

 

BERITA LAINNYA