Take a fresh look at your lifestyle.

Cuaca Buruk, Perahu Nelayan Tanjungsari Pemalang Alami Kecelakaan

PEMALANG – Akibat cuaca buruk yang terjadi diperairan Laut Jawa, mengakibatkan kecelakaan air yang menimpa kapal sopek Mandiri Jaya di muara Tanjungsari, Kabupaten Pemalang. Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, tetapi perahu belum bisa dievakuasi sebab masih berada di batu pemecah muara sungai.

“Hari ini tadi ada sebuah kapal ikan jenis sopek mengalami laka laut ( menabrak batu pemecah gelombang atau groind muara TPI Tanjungsari. Kecelakaan tersebut terjadi saat perahi akan memasuki muara sungai, sedangkan kondisi perairan buruk yaitu terjadi gelombang dan angin kencang,” ujar Kepala Satuan (Kasat) Polairud Polres Pemalang, Iptu Sudiyono, Kamis (10/2).

Ia mengatakan, berdasarkan data yang diterima Pol Air Pemalang, korban bernama, Roso Astoni (45), sebagai nelayan. Korban yang beralamat di Dukuh Proyek Timur, RT 02 / 02 Kel Sugihwaras, Pemalang, sebagai pemilik dan nahkoda kapal Mandiri Jaya yang mengalami kecelakaan. Kronologii kejadian yaitu pada hari Rabu, 9 Februari, sekira pukul 22.00 WIB, kapal nelayan Mandiri Jaya jenis sopek yang di nahkodai oleh korban dan dua anak buah kapal berangkat melaut dari dermaga TPI Tanjungsari menuju perairan utara Pemalang. Dua ABK yang ikit dalam kapal yaitu Sugeng dan Arifin. Sekira jam 23.45 WIB mereka melaksanakan pengoperasian alat tangkap jenis tramel net atau jaring kantong, jaring udang. Namun pada hari Kamis, 10 Februari sekitar jam 12.00 WIB kondisi perairan memburuk, ombak dan angin cukup kencang. Melihat kondisi cuaca yang memburuk akhirnya memutuskan untuk membawa kembali ke darat. Sekira Jam 13.00 WIB mereka tiba di utara muara TPI Tanjungsari.

“Namun ketika akan memasuki muara kondisi perairan buruk, nahkoda tidak dapat mengolah gerak kapal. Kapal akhirnya terhempas ombak dan angin sehingga mengakibatkan kapal Mandiri Jaya menghantam batu pemecah gelombang atau groind muara Tanjungsari dan posisi di atas batu pemecah gelombang,” tandasnya.

Ia mengatakan, dengan kejadian tersebut akhirnya masyarakat yang melihat kejadian tersebut segera menginformasikan kepada petugas polairud Pemalang (Anggota Sat Polairud dan crew KP IX-1013 POLDA JATENG ). Mendapat laporan tersebut anggota Sat Polairud beserta crew KP IX-1013 Dit Polairud Polda Jateng berusaha memberikan bantuan evakuasi kepada para korban yang pada saat itu masih berada di atas kapal.bNahkoda dan ABK berhasil diselamatkan sampai ke darat, hanya mengalami luka lecet, untuk korban jiwa nihil.(T08-red)

BERITA LAINNYA