Take a fresh look at your lifestyle.

Creative Hub Antarkan UKM Kota Pekalongan Masuk Pasar Digital

PEKALONGAN, smpantura.com – Kepala Balai Pelatihan UKM dan Koperasi Provinsi Jateng Hatta Hatnansya Yunus meresmikan pusat pengembangan kreativitas atau Creative Hub yang dibuka Ninja Ninja Xpress untuk usaha kecil menengah (UKM) di Kota Pekalongan, Rabu (2/2). Creative Hub akan mengantarkan UKM Kota Pekalongan masuk pasar digital melalui pengembangan atau pemasaran produk, hingga layanan manajemen konten media sosial.

Hatta mengatakan, Pemprov Jateng ingin membuat ruang-ruang kreatif sebagai tempat UMKM belajar literasi digital. Saat ini, di Jawa Tengah baru ada tiga lokasi hetero space, di Kota Semarang, Solo dan tahun ini di Banyumas. Hetero space merupakan tempat belajar sekaligus inkubasi bagi UMKM dan usaha rintisan menuju atmosfer digital.

“Saya sangat apresiasi ada jasa pengiriman barang membuat ruang kreatif bagi UMKM seperti ini. Karena Pemprov Jateng ingin membuat ruang untuk UMKM belajar literai digital. Bahkan, kementerian mendorong adanya pusat pemberdayaan terpadu untuk difungsikan sebagai ruang kreatif agar UMKM bisa belajar literasi digital,” paparnya.

Creative hub di Kota Pekalongan memberikan layanan kepada pelaku UKM untuk melakukan foto produk. Selain itu, membuat video produk secara profesional bersama model, make-up artist, dan berkolaborasi secara gratis bersama para influencer.

Selanjutnya, UKM bisa mempromosikan produknya di media sosial ataupun melalui iklan online. Tidak hanya itu, UKM juga difasilitasi untuk bisa beriklan melalui billboard atau videotron yang terletak di beberapa titik di Kota Pekalongan. Berbagai layanan tersebut bertujuan untuk mendukung UKM agar terhubung dengan ekosistem berbasis teknologi dan digital dalam melakukan pengembangan ataupun pemasaran produk.

Head of Marketing Ninja Xpress Dwipayana mengatakan, sebelumnya telah dibuka Creative Hub di Jakarta, Bandung dan Bogor. “Selama satu tahun, kami berhasil menggandeng 3.000 UMKM,” terangnya.

Menurutnya, selain di Kota Pekalongan, tahun ini akan ditambah creative hub di enam kota. Yakni Tasikmalaya, Garut, Kuningan, Malang dan Medan. Di Kota Pekalongan, Creative Hub berada di Restoran Galore.

“Ini merupakan dukungan untuk memajukan UMKM di Kota Pekalongan. Karena di Jawa Tengah, Kota Pekalongan merupakan salah satu kota yang potensinya sangat besar,” sambungnya.

Berdasarkan data Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Pekalongan, tercatat ada 23.000 pelaku UMKM di Kota Pekalongan. Dari jumlah tersebut, 81 persen di antaranya usaha kerajinan.

Sementara itu, berdasarkan catatan Ninja Xpress, Kota Pekalongan menjadi kota pengiriman tertinggi di Jawa Tengah diikuti Kota Semarang dan Kabupaten Sukoharjo. Selama tahun 2021, Kota Pekalongan mencatatkan jumlah pengiriman lebih dari 16 juta paket. Sebanyak 90 persen paket yang dikirim didominasi paket berukuran kecil yang umumnya berisi pakaian, aksesoris, kosmetik, serta produk perawatan diri.

“Hal ini menjadi salah satu semangat Ninja Xpress menghadirkan Creative Hub di Kota Pekalongan untuk membantu pelaku UKM naik kelas dan lebih siap untuk menghadapi tantangan bisnis di era digital,” tambahnya. (P12-Red)

BERITA LAINNYA