Take a fresh look at your lifestyle.

Cairan Sejuta Manfaat kembali Dikenalkan dalam Pelatihan INSI

SLAWI, smpantura.com – Sedikitnya 20 pengelola bank sampah di Kabupaten Tegal, mengikuti pelatihan pengelolaan sampah angkatan satu yang digelar Institusi Sampah Indonesia (INSI), Kamis (20/1) kemarin.

Pelatihan yang dihelat di Aula Dinas Lingkungan Hidup, Kabupaten Tegal, itu salah satunya memberikan materi tentang Ecoenzym. Sementara, Kepala DLH Kabupaten Tegal, Muchtar Mawardi, berkesempatan membuka jalannya acara.

Adapun materi pelatihan yang diberikan kepada pegiat lingkungan itu meliputi filsafat persampahan, inovasi pengelolaan sampah, budidaya magot, metode glopot dan glomang, sampai pada materi mengenai teknologi tepat guna dalam pengelolaan sampah.

Ketua Panitia Penyelenggara INSI angkatan 1, Anni Murtafi’ah mengatakan, materi cairan sejuta manfaat atau yang tenar file Al ecoenzym, disampaikan oleh Komunitas ecoenzym Nusantara chapter Tegal.

“Seluruh peserta langsung dilatih membuat ecoenzym dalam kapasitas wadah 2,5 liter. Dengan bahan-bahan 1,5 liter air, 0,15 kilogram molase dan bahan organik (kulit buah segar) 0,45 kilogram (10:1:3),” jelasnya.

Saat pelatihan berlangsung, para peserta juga diajak berinterakrif, khususnya dalam pembuatan ecoenzym seperti menimbang molase dan bahan organiknya. Kemudian, semua peserta juga dibagikan cairan sejuta manfaat yang sudah siap pakai.

Anni berharap, peserta dapat merasakan manfaat langsung dari ecoenzym tersebut dan bisa membuat dan menjadi program dalam bank sampah yang mereka kelola.

Ditambahkan dia, tidak sedikit masyarakat yang ingin mendaftar dalam program tersebut. Bahkan, dirinya mengaku sudah mencapai waiting list angkatan ke-5.

“Semoga INSI bisa menjadi sarana belajar untuk semua,” harapannya.

Sementara, materi terakhir mengenai gaya hidup minim sampah yang sudah dilakukan dalam kesehariannya, disampaikan oleh pemateri Noor Sofiah dari Bappeda. Pelatihan kemudian ditutup dengan testimoni peserta yang sangat luar biasa semangatnya, karena mengikuti kegiatan sejak awal sampai akhir. (T03-red)

BERITA LAINNYA