Take a fresh look at your lifestyle.

Lelang Proyek Pasar Winduaji Disanggah, Diduga Catut Nama Anggota DPR

BREBES, smpantura.com – Lelang proyek Rehabilitasi Pasar Winduaji di Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes senilai Rp 2.831 miliar lebih,  disanggah salah satu peserta lelang. Surat sanggahan itu dilayangkan CV Tamika Jaya Perkasa, karena diduga ada upaya pengkondisian pemenang dengan mencatut nama anggota DPR RI. Berkas sanggahan secara resmi telah dikirim ke Unit Layanan Pengadaan (ULP) Setda Kabupaten Brebes, Senin siang (27/6/2022).

“Hari ini (kemarin-red), saya datang untuk menyerahkan berkas sanggahan. Kami minta proses lelang ini diulang, karena diduga pemenang membawa-bawa nama anggota DPR RI agar bisa menang. Bahasanya, mengemban amanat DPR RI. Ini jelas tidak dibenarkan,” ungkap Abdurrahman, perwakilan dari CV Tamika Jaya Perkasa selaku peserta lelang yang mengajukan surat sanggahan kepada wartawan.

Pria yang akrab disapa Haji Karman ini menjelaskan, surat sanggahan telah diajukan ke Pokja ULP Setda Brebes dengan nomor tanda terima 024/TJ.CV/VI/2022. Sanggahan dilakukan bukan karena dirinya dikalahkan dalam proses lelang tersebut. Sebab kalah menang, merupakan hal biasa dalam proses lelang. Sanggahan dilakukan karena ada dugaan kecurangan dalam proses tersebut. Di mana, pemenang lelang mengedarkan semacam surat sakti dengan kop DPR RI, tetapi tanpa ada tanda tangan anggota DPR RI yang dimaksud. Surat dengan kop bertinta emas itu, diperlihatkan ke beberapa pihak. “Termasuk saya, boleh dilihat dan dibaca tetapi tidak boleh difoto atau digandakan. Diduga surat itu dijadikan alat untuk mengintervensi agar bisa memenangkan tender lelang. Ini jelas menyalahi aturan. Kami berharap bisa menjadi perhatian pihak Pokja,” terangnya.

Berdasarkan penelusuran di situs resmi lpse.brebeskab.go.id, proses lelang proyek Rehabilitasi Pasar Winduaji mulai dilaksanakan pada 21 Mei 2022 lalu. Nilai pagunya sebesar Rp. 2.831.509.000. Lelang tersebut diikuti sebanyak 56 peserta, dan dimenangkan CV Fajar Karya, dengan harga penawaran Rp. 2.695.448.289,26. Sedangkan harga penawaran CV Tamika Jaya Perkasa Rp 2.657.560.376,90. Namun dalam masa sanggah, CV Tamika Jaya Perkasa mengajukan surat sanggahan.

Terpisah, Direktur CV Fajar Karya, Slamet Riyadi saat dikonfirmasi terkait sanggahan dan tudingan tersebut mengatakan, pihaknya tetap berpedoman pada normatif administrasi. Untuk hal di luar itu, mungkin bentuk dari opini, atau bentuk kekecewaan dari peserta yang kalah. “Saya tetap berpedoman pada normatif administrasi. Untuk hal di luar normatif dan administrasi, mungkin bentuk dari opini, atau bentuk rasa kekecewaan dari peserta yang kalah,” jelasnya saat dihubungi melalui pesan singkat WA, Selasa (28/6/2022).

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Brebes, Zaenudin mengatakan, lelang proyek Rehabilitasi Pasar Winduaji menjadi kewenangan penuh ULP Brebes, dan siapa pun rekanan boleh mengikutinya. Pihaknya juga tidak pernah menerima surat apa pun yang berkaitan dengan pemenangan proyek tersebut. “Tidak ada surat itu (pemenangan-red), saya tidak pernah menerimanya. Lelang boleh dikuti siapa saja dan terbuka,” tandasnya saat ditemui usai mengikuti rapat di DPRD Brebes, kemarin. (T06/T07_red)

BERITA LAINNYA