Take a fresh look at your lifestyle.

Bupati Brebes Pimpin Aksi Bersih-Bersih Drainase Perkotaan

- Canangkan Gerakan Jumat Bersih

BREBES, smpantura.com – Bupati Brebes, Idza Priyanti langsung terjun memimpin aksi bersih-bersih saluran drainase perkotaan Kamal di Desa Kedunguter, Kecamatan/ Kabupaten Brebes, Jumat pagi (13/5/2022). Ratusan orang dari berbagai elemen masyarakat, dilibatkan dalam aksi yang diawali dengan pencanangan Gerakan Jumat Bersih tersebut. Termasuk, Forum Sistem Jejaring Jaga Banjir (Si Jaga Banjir) Brebes yang baru dikukuhkan Bupati Brebes.

Dalam aksi itu, Bupati yang didampingi suaminya langsung terjun bersama warga membersihkan saluran drainase dari sampah dan tanaman gulma, seperti kangkung serta eceng gondok yang menutupi saluran. Sebelumnya, Bupati mencanangkan Gerakan Jumat Bersih, yang ditandai dengan pelepasan balon. Sebanyak 150 orang yang terdiri dari unsur masyarakat, pelaku usaha, hingga akademisi bersinergi mengatasi banjir di wilayah Perkotaan Brebes. Kegiatan itu dimotori Forum Si Jaga Banjir Brebes di bawah pembinaan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Brebes, yang dibentuk sebagai upaya Pemkab mengajak masyarakat peduli terhadap persoalan drainase perkotaan yang memicu terjadinya banjir.

Bupati Brebes, Idza Priyanti mengatakan, Forum Si Jaga Banjir merupakan salah satu wujud pencanangan Jumat Bersih di Brebes, yang akan dilakukan secara rutin. Aksi bersih-bersih kali pertama dilakukan di saluran drainase Kamal yang merupakan drainase utama perkotaan.”Gerakan Jumat Bersih ini kami harapkan Brebes bebas dari genangan maupun banjir. Pertama kita lakukan bersih-bersih drainase Kamal bersama Forum Si Jaga Banjir,” katanya.

Menurut dia, aksi Jumat Bersih akan dilakukan setiap hari Jumat ketiga setiap bulannya. Gerakan tersebut akan dilakukan di 17 kecamatan di Brebes yang meliputi wilayah perkantoran, pemukiman, dan wilayah yang sering tergenang banjir. “Setiap Jumat ketiga setiap bulannya, gerakan ini kami laksanakan. Pertama disini (Kamal-red) untuk bersih-bersih dari tumpukan sampah eceng gondok,” sambungnya.

Kepala DPU Kabupaten Brebes, Sutaryono mengatakan, pembentukan Forum Si Jaga Banjir itu dilatarbelakangi isu besar di Brebes yang menyangkut infrastruktur, salah satunya drainase perkotaan. Hingga saat ini, penanganan drainase dinilai belum optimal, yang dipengaruhi beberapa faktor, salah satunya perilaku masyarakat. “Penanganan drainase ini bukan urusan pemerintah saja. Tetapi, butuh kolaborasi dengan masyarakat, dalam arti pentahelix yang tergabung dalam Forum Si Jaga Banjir,” jelasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, forum itu diharapkan bisa melakukan penanganan banjir akibat genangan yang diakibatkan oleh luapan air hujan. Gerakan Jumat bersih akan dilakukan di seluruh Kabupaten Brebes, terutama di wilayah pemukiman, perkantoran dan wilayah genangan banjir. Di sisi lain, juga mengedukasi masyarakat yang arahnya untuk mengatasi saluran-saluran drainase induk. “Saluran Kamal ini menjadi sasaran pertama karena sebagai drainase induk perkotaan dengan luas layanan jaringan mencapai 1.051 hektare. Setelah itu, bergerak ke drainase perkotaan lainnya,” pungkas dia. (T07_red)

BERITA LAINNYA