Take a fresh look at your lifestyle.

Atap Teras Museum Ambruk, Dinbudpar Brebes Minta Rekanan Bertanggungjawab

- Nilai Kontrak di LPSE dan Papan Proyek Berbeda

BREBES, smpantura.com – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Kabupaten Brebes, meminta rekanan pembangunan Museum Manusia Purbakala di Desa Galuhtimur, Kecamatan Tonjong, bertanggungjawab atas ambruknya atap teras bangunan tersebut, Kamis (12/5/2022). Pasalnya, proyek senilai Rp 752 juta di tahun 2021 itu, masih dalam masa pemeliharaan, dan menjadi tanggung jawab rekanan.

“Terkait ambruknya atap bangunan Museum Manusia Purbakala ini, kami sudah melayangkan surat teguran ke rekanan karena masih masa pemeliharaan. Rekanan harus bertanggung jawab,” tandas Kepala Dinbudpar Kabupaten Brebes, Roriq Qoidul Adzam, saat dihubung melalui pesat WA, Kamis malam (12/5/2022).

Dia mengatakan, atas permasalahan itu, pihaknya juga akan mengundang instansi terkait, di antarannya Konsultan Pengawas, Rekanan Pelaksana, Bagian Pembangunan selaku pengendali, Inspektorat, Bagian ULP, DPKAD dan Tim Teknis Museum. Mereka diundang untuk meminta klarifikasi atas ambruknya atap bangunan tersebut. “Besok (Jumat-red) kami mengundang semua pihak terkait, untuk meminta klarifikasi atas kejadian ini,” ungkapnya.

Sementara itu, berdasarkan data situs resmi http://lpse.brebeskab.go.id, diketahui Pemkab Brebes melelang proyek pembangunan gedung museum dengan pagu anggaran Rp 940.515.000, dengan sumber anggaran APBD tahun 2021. Proses lelang diikuti sebanyak 40 peserta, dan selaku pemenang tender CV Sakura Group, dengan nilai penawaran Rp 752.405.600. Sementara pada papan proyek yang dipasang di lokasi proyek nilai kontraknya hanya Rp 572.405.000.

Terkait perbedaan nilai kontrak antara di LPSE dengan papan proyek, Rofiq menjelaskan, dari hasil klarifikasi kepada rekanan, nilai kontrak yang tercantum dalam papan proyek diakui rekanan salah. “Yang benar Rp 752 juta, tulisan di papan proyek diakui rekanan salah,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, atap teras bangunan museum manusia purba yang dibangun Pemkab Brebes di Desa Galuhtimur, Kecamatan Tonjong, ambruk. Padahal bangunan senilai Rp 572,405 juta tersebut belum sempat diresmikan.

Sekretaris Desa Galuhtimur, Muhajir, membenarkan ambruknya bangunan gedung museum tersebut. ”Iya, bagian atap teras ambruk. Kejadiannya sehari setelah lebaran,” dia, Kamis (12/5). (T07_red)

BERITA LAINNYA