Take a fresh look at your lifestyle.

Binda Jateng kembali Sasar Madrasah di Kabupaten Pekalongan

- Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun Dosis 2

KAJEN, smpantura.com – Untuk kali kesekian, Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah kembali menyasar Madrasah di Kabupaten Pekalongan dalam rangka vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun Dosis 2. Pada kegiatan Rabu (16/2), ada dua lokasi pagelaran kegiatan tersebut yakni di Madrsarah Ibtidaiyah Salafiyah (MIS) Kertijayan, Kecamatan Buaran dan Madrasah Ibtdaiyah Walisanga, Ambokembang, Keceamatan Kedungwuni. Dari dua lokasi sentra vaksinasi anak usia 6-11 tahun di lingkungan Kantor Kementrian Agama (Kankemenag) Kota Santri, target pesertanya sekitar 770 pelajar.
Kegiatan vaksinasi tingkat pelajar dari Binda Jateng di MI Salafiyah disaksikan langsung Kepala Madrasah setempat, Wulyatul Ilanam. Kemudian dipantau Kepala Pos Daerah (Kaposda) BIN Kabupaten Pekalongan, Bambang Purwadi yang didampingi Kaposda BIN Kabupaten Tegal, Ramdani.
”Kegiatan di tempat kami sebanyak 476 siswa yang diikuti semua murid kelas 1-6 dan siswa dari sekolah lain,” tandas Wulyatul.
Saat vaksinasi serupa dosis 1, hampir seluruh siswa mengikuti kegiatan tersebut dan pada dosis 2 hari ini, lebih kurang pesertanya juga sama. Setelah ikut vaksis, harapannya bisa meningkatkan kekebalan murid muridnya dari semua jenis penyakit. Dengan demikian, ke depan bisa lebih mempercepat pelaksanaan pembelajaran tatap muka secara utuh atau 100 persen.
Sementara itu, Kepala Madrasah Ibtdaiyah Walisanga, Ambokembang Muhamad Khaerudin mengatakan untuk kegiatan di tempat kerjanya, jumlah pesertanya sebanyak 288 pelajar. Ketika vaksinasi dosis pertama, capaiannya lumayan banyak yakni sekitar 90 persen. Belum sempurnanya capaian vaksinasi karena ada sejumlah siswanya ada yang sakit dan alasan lainnya.
”Mudah mudahan, untuk kegiatan dosis 2, capaiannya semakin meningkat sehingga semua siswa kami memiliki kekebalan yang bagus,” kata dia.
Untuk itu, dia mengucapkan terimakasih kepada Presiden RI dan Kepala BIN Pusat yang telah memperhatikan anak didiknya dengan menggelar vaksinasi anak. Melalui Binda Jateng, mudah mudahan para siswa yang ada di Kabupaten Pekalongan terhindar dari virus corona yang hingga sekarang masih terus merebak ke sejumlah daerah.
Kabinda Jawa Tengah, Brigjen TNI Sondi Siswanto mengatakan hingga sekarang pihaknya terus melakukan vaksinasi massal anak usia 6-11 tahun dan masyarakat. Pagi ini (16/2) pelaksanaannya di Kabupaten Kebumen, Pekalongan, dan Jepara dengan target peserta vaksin sebanyak 5.000 dosis.
Adapun Jenis vaksin yang dipergunakan bagi anak atau pelajar yaitu sinovac yang telah mendapatkan ijin dari BPOM. Sedangkan vaksinas bagi masyarakat secara door to door (DTD) maupun vaksinasi booster, menggunakan vaksin yang tersedia dari Dinas Kesehatan.
”Untuk pagi ini, kami mendirikan 4 sentra vaksinasi, diantaranya vaksinasi anak usia 6 – 11 tahun di Kabupaten Kebumen, Pekalongan, dan Jepara dengan target 3.000 dosis,” jelas dia dalam press rilisnya.
Berikutnya vaksinasi booster sebanyak 250 dosis di Kabupaten Jepara serta vaksinasi door to door di Kabupaten Pekalongan dan Jepara dengan target 1.750 orang. Meski gejala Covid-19 Omicron terbilang ringan, angka penularan yang tinggi memicu kekhawatiran pemerintah. Karena itu pemerintah tetap merekomendasikan penerapan protokol kesehatan yang ketat agar fasilitas kesehatan tidak dibanjiri pasien Covid.
Terlebih, Pemerintah juga mengimbau masyarakat Indonesia untuk tidak termakan informasi tidak benar atau hoax. Ini semua sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo mengenai langkah dan upaya pemerintah Indonesia untuk menghindari disinformasi dan penyebaran berita hoax tentang vaksinasi Covid-19. (PO5-Red)

BERITA LAINNYA