Take a fresh look at your lifestyle.

Baznas Kabupaten Tegal Salurkan Rp 3,5 miliar untuk 12.771 Mustahik

SLAWI,smpantura.com – Sepanjang tahun 2021 lalu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tegal berhasil menyalurkan dana bantuan sosial dan kemanusiaan senilai Rp 3,5 miliar kepada 12.771 mustahik atau orang yang berhak menerima zakat. Seperti fakir, miskin, fisabilillah dan gharimin.

Dana tersebut dihimpun dari zakat, infak dan sedekah (ZIS) para muzaki yang sebagian besar adalah pegawai negeri sipil dan karyawan BUMD di Kabupaten Tegal.

Dari para muzaki, Baznas Kabupaten Tegal mampu menghimpun dana sebesar Rp 4,1 miliar yang terdiri dari perolehan zakat Rp 3,1 miliar dan infak Rp 1 miliar. Informasi ini disampaikan Ketua Baznas Kabupaten Tegal Akhmad Rofiqi saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (8/2)

Rofiqi mengatakan perolehan dana ZIS tahun 2021 ini bersumber dari 1.639 muzaki. “Muzaki terbesar penyumbang Baznas saat ini memang dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tegal yang di tahun 2021 lalu nilainya mencapai Rp 2,2 miliar atau 53,6 persen dari perolehan keseluruhan,” jelas Rofiqi.

Rofiqi merinci, bantuan dari Baznas dialokasikan  untuk bantuan kemanusiaan sebesar 55,8 persen, bantuan pendidikan 18,5 persen, bantuan penanganan kesehatan 8,2 persen, keperluan advokasi atau dakwah Islam 9 persen dan bantuan ekonomi 8 persen.

“Bantuan paling banyak kita ada di bidang kemanusiaan. Total yang sudah tersalurkan mencapai Rp 1,9 miliar,” ujarnya.

Rofiqi menambahkan, untuk perolehan dana ZIS di tahun 2022 ini sampai dengan tanggal 7 Februari 2022 sudah terkumpul Rp 208 juta yang terdiri dari zakat Rp 140 juta dan infak Rp 60 juta yang berasal dari 606 orang muzaki.

Ditambahkan olehnya, masyarakat yang hendak menyalurkan zakat dan infaknya bisa menyampaikannya melalui transfer rekening ke Bank Jateng Baznas Kabupaten Tegal, yaitu untuk zakat di nomor 2-035-25058-4 dan untuk infak di nomor 3-035-24377-1.

Masyarakat tidak perlu ragu menyalurkan zakatnya. Sebab, pengelolaan keuangan Baznas dilaporkan secara transparan dan akuntabel serta selalu diperiksa atau diaudit Kantor Akuntan Publik.  “Alhamdulillah selalu mendapat opini WTP (wajar tanpa pengecualian). Sehingga di sini tidak ada yang pelu diragukan lagi. Bagi masyarakat, khususnya muzaki juga bisa memantaunya secara realtime di tautan bit.ly/baznaskeu,” pungkasnya.  (T04-Red)

 

 

BERITA LAINNYA