Take a fresh look at your lifestyle.

Jalan Berlubang Pantura Ditambal

BATANG- Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Jawa Tengah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) melakukan penambalan jalan berlubang di jalur Pantura dari Batang hingga Pemalang. Ini dilakukan karena banyaknya jalan berlubang setelah hujan deras yang mengguyur wilayah Pantura.

” Dengan hujan yang hampir setiap hari sejak tanggal 6 hingga 14 Februari lalu, mengakibatkan hampir seluruh ruas Batang-Pemalang terdapat lubang,” kata PPK 1.2 Jateng, I Nyoman Yaswara, Rabu (16/2).

Menurut Nyoman, lubang terbanyak di wilayah Kabupaten Pekalongan, tepatnya antara Kecamatan Wiradesa hingga Kecamatan Siwalan, lalu jalan menuju Pemalang.

” Kita sudah siapkan 20 ton hingga 40 ton aspal untuk menambal lubang Pantura Batang-Pemalang. Dalam pengerjaannya tim patching penambalan kita bagi empat yang setiap hari bekerja,” katanya.

I Nyoman Yaswara mengakui, penanganan penambalan belum maksimal karena kondisinya masih hujan. Pihaknya mentargetkan msinggu ini semua lubang sudah tertutup semua. Dirinya juga berharap cuaca mendukung, sehingga pelaksanaan penambalan bisa maksimal. Pihaknya menutup lubang dengan hotmix.

” Kami berusaha tidak lebih 1 x 24 jam lubang itu bisa tertutup. Untuk jalan yang rigid beton Alhamdulillah aman,” ucapnya.

Pihak Satker juga memasang rambu-rambu atau peringatan hati-hati di lokasi yang terdapat lubang. Rambu itu juga bertuliskan lubang dalam proses penanganan. Nyoman menambahkan, sudah mengusulkan program penanganan efektif dan permanen di ruas kilometer 110 hingga 129. Penanganan ruas sepanjang itu membutuhkan sekitar Rp 100 miliar.

” Anggaran itu untuk penanganan rigid beton yang rusak. Jika rusak berat, maka rigid beton itu akan dibongkar dan diganti. Untuk yang kami usulkan di 114 kilometer atau ke arah Petarukan. Penganggaran dua tahun atau multiyears. Targetnya tahun ini,” jelasnya. (F10-Red)

BERITA LAINNYA