Take a fresh look at your lifestyle.

Aktivitas Masyarakat Kota Tegal Dibatasi

Kembali ke PPKM Level 3

TEGAL, smpantura.com – Ruang gerak dan aktivitas masyarakat Kota Tegal, kembali dibatasi mulai 10 Februari hingga 10 Maret 2022, menyusul perubahan status PPKM Level 3.

Satgas Covid-19 yang terdiri dari tiga pilar TNI Polri dan Pemerintah, digiatkan untuk melakukan pengawasan terhadap aktivitas masyarakat. Itu ditandai dengan digelarnya Apel Tiga Pilar di Jalan Pancasila, Kamis (10/2).

Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, menyebut pembatasan dilakukan pada titik-titik yang menjadi pusat keramaian.

“Area publik di Alun-alun dan Taman Pancasila kita tutup dengan 13 portal mulai pukul 18.00-00.00 WIB selama satu bulan,” ujar Dedy usai apel.

Tak hanya itu, lampu penerangan jalan umum di beberapa titik juga dipadamkan, untuk mengurangi kerumunan masyarakat.

Sementara bagi pelaku usaha yang menyediakan tempat duduk di luar ruangan, diminta untuk memasukkan tempat duduk ke dalam. Begitu halnya para PKL di jalan protokol, tidak diperkenankan melayani pembeli makan di tempat.

“Semua kursi meja dimasukkan. Tidak ada lagi konsumen atau pembeli yang makan di luar. Untuk lamongan, angkringan maupun PKL sejenisnya, hanya boleh melayani bungkus,” tegasnya.

Adapun jam operasional tempat wisata, dibatasi mulai pukul 10.00-17.00 WIB. Seluruh pengunjung, wajib mematuhi protokol kesehatan dan mengatur jarak aman.

“Jam-jam ramai kita hindari, agar tidak ada kerumunan di tempat wisata. Satgas Covid-19 juga kita siagakan untuk mengawasi prokes,” pungkasnya.

Ditambahkan Dedy Yon, penerapan prokes juga wajib dijalankan bagi tempat ibadah, khususnya dalam mengatur jarak aman antar jemaah dan jemaat.

Diketahui, jumlah kasus aktif Covid-19 di Kota Tegal, sesuai data coronategalkota.go.id per Rabu, 9 Februari 2022 telah mencapai 259 kasus. (T03-red)

BERITA LAINNYA