Take a fresh look at your lifestyle.

46 Siswa dan Guru MAN Insan Cendekia Pekalongan Positif Covid-19, Jalani Karantina Terpusat

PEKALONGAN, smpantura.com – Sebanyak 46 siswa, satu diantaranya guru Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Pekalongan diketahui terkonfirmasi positif Covid-19. Hal itu diketahui setelah dilakukannya tes PCR dan antigen. Sebagai upaya pencegahan penularan, pihak sekolah memutuskan mengkarantina puluhan siswa maupun guru tersebut di salah satu ruang madrasah setempat.

Untuk memastikan kondisi karantina terpusat, Kapolres Pekalongan Kota AKBP Wahyu Rohadi didampingi Kapolsek Pekalongan Selatan Kompol Basuki, mengecek langsung ke madrasah tersebut yang berada di Jalan KH Ahmad Dahlan Banyuurip Kecamatan Pekalongan Selatan Kota Pekalongan, Minggu 6 Februari 2022 siang. Dalam pengecekan itu, Kapolres beserta rombongan tetap mengedepankan protokol kesehatan (prokes), dan ditemui Kepala MAN IC Pekalongan Khorul Anam.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Wahyu Rohadi menyatakan apresiasinya kepada Kepala MAN IC beserta jajarannya, yang telah bertindak sigap setelah diketahui adanya siswa dan guru yang terkonfirmasi  positif Covid-19. Itu dilakukan dengan mengkarantina terpusat bagi siswa maupun guru yang positif Covid-19. “Karantina terpusat yang dilakukan sudah sangat baik, nanti empat – lima hari ke depan akan dilakukan tes kembali. Mudah-mudahan nanti hasilnya mereka dapat sehat kembali,” terang kapolres.

Dijelaskan, dari 45 siswa dan satu guru diketahui semuanya Orang Tanpa Gejala (OTG). Dalam tiap harinya, pihak madrasah men-stanby kan tenaga kesehatan, untuk memonitoring  kondisi setiap siswa maupun guru yang menjalani karantina. Disinggung terkait dari mana mereka terpapar, kapolres menegaskan masih dilakukan analisa dan evaluasi, apakah karena mereka melakukan kegiatan belajar diluar? atau belum lama ini mereka dapat kunjungan dari orang tua? masih dianalisa. “Maka, sementara ini diberlakukan semi lock down,
jadi siswa yang berada di dalam, semuanya tidak diperbolehkan keluar dari area sekolah,” tegasnya.

Sementara, Kepala MAN IC Pekalongan Khoirul Anam menjelaskan, jika siswa mengalami gejala demam, langsung dites swab oleh tenaga kesehatan madrasah. Dari tes swab pertama, dari jumlah siswa sebelas siswa diantaranya diketahui postif Covid-19. Dari situlah, untuk memvalidkan kembali, dilakukan tes PCR bekerjasama dengan Puskesmas Buaran dan RS Djunaid Buaran. Hasilnya, justru diketahui 45 siswa terkonfirmasi positif Covid-19, dan seorang guru. “Mereka yang dikarantina, Alhamdulillah  semuanya dalam kondisi sehat dan pagi berjemur, makan pun masih terasa enak,” tutur Khoirul Anam.

Dirinya menambahkan, dari 275 jumlah siswa, guru dan tenaga kependidikan seluruhnya sudah menjalani vaksinasi, baik dosis pertama maupun dua. Diketahui, siswa MAN IC Pekalongan merupakan madrasah percontohan yang siswanya berasal dari berbagai daerah di Indonesia, diantaranya dari Papua, Sumatra, Jabodetabek, Jawa Tengah, Jawa Timur dan daerah lainnya. (TO9.Red)

BERITA LAINNYA