Take a fresh look at your lifestyle.

208 Warga Kabupaten Terpapar Covid-19, Dinkes Siapkan Serpung Maksimal Dosis 2

SLAWI,smpantura.com- Lonjakan kasus Covid-19 terjadi di Kabupaten Tegal. Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal pada Senin (7/2) lalu terdapat konfirmasi baru sebanyak 44 orang, sehingga jumlah kasus aktif menjadi 208 orang. Dari 208 kasus tersebut, 33 orang dirawat di rumah sakit dan 175 orang menjalani isolasi mandiri.

Kasus positif Covid-19 diantaranya dari klaster keluarga yakni dari Desa Pedagangan, Sindang, Pesayangan, Slawi Wetan, Curug,Lembasari dan Padaharja. Ada juga klaster sekolah di MTs Harjasari, Suradadi dan SMP 1 Tarub.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal Ruszaeni mengatakan, klaster sekolah bermula dari orangtua siswa, yang kemudian diperkirakan menularkan pada anaknya.

“Kebanyakan dari keluarga dan ada anaknya yang ikut kena. Kemudian anak ke sekolah. Saat ditracing diketahui ada anak lain yang kena,”jelas Ruszaeni, Selasa (8/2).
Konsekuensi apabila terjadi penyebaran di sekolah, maka sekolah akan ditutup sementara selama 14 hari, dan siswa mengikuti pembelajaran jarak jauh.
Kapolsek Tarub Iptu Slamet Ibnu Akbar menambahkan, dengan adanya siswa yang terpapar Covid-19, SMP 1 Tarub sementara ditutup sejak Senin (7/2) dan pembelajaran menggunakan sistem jarak jauh.

Menurutnya, dari hasil tracing dan pengambilan swab pada tanggal 28 Januari dan 5 Februari 2022 diketahui ada empat siswa kelas 8 yang positif. Yakni dari Desa Margapadang, Karangmangu, Berkat dan Karangjati.

“Hasil swab yang dilakukan untuk guru tidak ada yang terpapar. Keluarga siswa yang terpapar juga telah ditracing dan diswab, tidak ada yang terpapar,”tutur Ibnu.
Selanjutnya, dengan adanya warga sekolah yang terpapar Covid-19, sekolah diminta melakukan penyemprotan disinfektan dan memberikan imbauan kepada siswa agar disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Dengan meningkatnya kasus Covid-19 dengan varian Delta maupun Omicron, Dinas Kesehatan mengimbau diterapkannya aplikasi PeduliLindungi di seluruh tempat wisata, perkantoran, hotel, pusat belanja.
Dinas Kesehatan juga terus menggencarkan vaksinasi massal bagi anak, orang dewasa dan lansia, baik dosis 1, 2 dan 3 (booster). Dinas Kesehatan bahkan akan melaksanakan program serbu kepung maksimal (sermaks) di sejumlah kecamatan mulai 14 Februari mendatang. Kegiatan sermaks bertujuan meningkatkan cakupan vaksinasi dosis 2 maupun booster di Kabupaten Tegal.

Ruszaeni menyebutkan, Dinas Kesehatan telah menyiapkan tempat isolasi terpusat untuk menampung warga yang menjalani isolasi mandiri tapi tidak memiliki tempat isolasi mandiri yang sesuai standar.
“Kami mempunyai empat isolasi terpusat di empat Puskesmas yakni Puskesmas Bumijawa, Pagiyanten, Margasari dan Jatinegara. Kemudian Wisma Husada dan Balai Latihan Kerja di Suradadi,”tuturnya. (T04-Red)

BERITA LAINNYA